Megawati Hangestri Mengamuk di Medsos Buntut Netizen Bandingkan Proliga dan Liga Voli Korea: Bodoh, Aku Latihan di Proliga Satu Hari Terus Disuruh Main kayak...
- Tangkapan layar tiktok
“Megawati, bukan kelasmu nanggapi netizen. Hilang simpatiku,” tulis akun @BenoAstro. Lainnya bahkan menyarankan agar keluarga Megawati menyita ponselnya sementara waktu.
Namun, tak sedikit pula yang membela sang atlet. “Kalau itu bisa bikin Mega lebih baik, ya lakukan. Banyak kok yang masih dukung kamu,” tulis akun @jodyspeed.
Sikap emosional Megawati ini muncul di tengah harapan besar publik terhadap kiprahnya di Proliga 2025.
Performa impresifnya di Korea Selatan membuat banyak orang berharap ia jadi kunci kebangkitan Gresik Petrokimia.
Namun, ekspektasi tinggi justru berubah menjadi tekanan, apalagi saat ia belum berada di kondisi terbaik akibat adaptasi dan cedera.
Fenomena ini mencerminkan dilema yang dialami atlet-atlet nasional yang berkiprah di luar negeri, seperti halnya Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Rafael Struick di sepak bola.
Ketiganya juga mulai kehilangan sorotan di level klub Asia, tapi tetap diandalkan oleh Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Megawati pun kini menghadapi tekanan serupa. Ia tetap menjadi ikon voli Indonesia, tetapi harus menghadapi tuntutan untuk selalu tampil sempurna, meski belum dalam kondisi ideal.
Mampukah Megatron kembali menjawab ekspektasi publik dengan prestasi, bukan kontroversi? (udn)
Load more