Dehidrasi saat Puasa? Cegah dengan Cara Mudah Berikut Ini!
- Freepik
11. Mandi Air Dingin
Mandi air dingin membantu dalam banyak cara untuk rehidrasi selama bulan Ramadhan. Setelah beberapa hari berpuasa, rasa haus menjadi perasaan yang normal, jadi cobalah untuk memperhatikan tanda-tanda dehidrasi lainnya yang jelas terlihat.
Tanda-tanda dehidrasi di antaranya, bibir pecah-pecah, kulit memerah, kelelahan, peningkatan suhu tubuh, dan peningkatan pernapasan dan denyut nadi, diikuti oleh pusing, peningkatan kelemahan, dan sesak nafas.
Jika kamu merasakan satu atau lebih dari gejala-gejala ini, kamu harus mencoba menurunkan suhu tubuhmu dengan cara apa pun yang memungkinkan. Luangkan waktumu 5-10 menit dengan membawa pangkal kepalamu di bawah air dingin langsung.
Usahakan jangan gunakan air es, agar tidak kedinginan. Namun, jika kamu berada di kantor atau di luar rumah, basahi handuk kecil dengan air es dan oleskan handuk ke dahimu, area di sekitar telinga, pangkal leher, bagian atas punggung, dan dada.
12. Berbuka Puasa dengan Minum Air Putih
Perhatikan asupan air putih ketika berbuka, yaitu mengawalinya dengan minum air putih. Air putih dapat mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa seharian. Selain itu, kamu dapat menyiapkan air putih satu gelas setelah berbuka dan satu gelas yang diminum sebelum tidur untuk mencegah dehidrasi.
Itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan agar terhindar dari dehidrasi saat berpuasa. Tentunya, hal tersebut harus disesuaikan dengan kondisi tubuh tiap individu, ya! Yang terpenting adalah perbanyak asupan air putih saat berbuka puasa maupun sahur. (adh)
Load more