News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awalnya Bikin Murtad 3.000 Muslim, Mantan Pendeta ini Malah Mualaf meski Kini Jatuh Miskin usai Masuk Agama Islam Viral

Sempat viral pada 2022, kini kisah perjalanan mualaf mantan pendeta ini yang membuat 3.000 Muslim murtad kembali heboh atas keputusannya memeluk agama Islam.
Jumat, 2 Mei 2025 - 04:54 WIB
Yesi Yesika, anak mantan pendeta yang bikin 3.000 Muslim murtad ceritakan sang ayah, Rudi Mulyadi mualaf dan kondisi setelah peluk agama Islam
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube RJL 5

"Beliau berdoa dengan cara beliau saat menjadi pendeta. Saat berdoa, ternyata enggak mempan dan bisikan itu tetap ada. Akhirnya, minta bantuan didoakan kepada teman beliau sesama pendeta agar imannya tidak luntur," bebernya.

Yesi tidak menyangka setelah sang ayah tercinta mendapat dorongan doa dari temannya yang menjadi pendeta, bisikan tersebut semakin menggema terus-menerus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika dia mau makan, mau mandi, mau tidur, bahkan khutbah di gereja pun masih ada dan selalu sama dengan ucapan Syahadat 'Tiada tuhan selain Allah, Nabi Muhammad utusan Allah'," lanjut Yesi.

Mencari Kebenaran tentang Syahadat

Seiring berjalannya waktu, Rudi Mulyadi semakin resah terhadap bisikan tersebut. Pada akhirnya, ia merasa penasaran tentang arti dari dua kalimat Syahadat.

"Awal beliau mencaritahu itu dari rekomendasi buku-buku bahkan buku lama. Dan satu buku yang menarik perhatian beliau itu adalah kehidupan setelah kematian," tuturnya.

Bisikan tersebut membuat Rudi terus mencari kebenaran tentang agama Islam pada 1988 hingga 1994 silam. Semakin dekat dengan Islam, Rudi menyentuh terjemahan dalam Al-Quran.

"Beliau baca terjemahan karena enggak bisa lafadz Arab. Saat menyentuh, bahkan sampai khatam Al-Quran. Pada akhirnya, beliau memutuskan masuk Islam pada tanggal 13 Januari 1994," ucapnya.

"Pada saat itu, papa diam-diam enggak ngomong sama keluarganya dan beliau tidak bilang prosesnya ada bisikan. Kita sebagai anak-anak memperhatikan papa terlihat gelisah tapi enggak berani tanya kenapa karena beliau kan pendeta, akhirnya memendam sendiri," sebutnya.

"Tapi, saya ingat beliau pulang malam hari dan besoknya keluarga dikumpulkan kalau papa sudah masuk Islam. Kita sekeluarga kaget, terutama mama seorang penginjil. Kita akhirnya berantem dan suasana keluarga sudah tidak harmonis lagi," lanjutnya.

Kata Yesi, kakak laki-laki pertamanya yang kini bernama Ustaz Yusuf ismail bersikeras agar Rudi kembali ke agama Kristen. Ripka juga mengadu kepada gereja kalau Rudi telah mualaf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak Gereja Geram atas Keputusan Rudi Pilih Mualaf

"Pihak gereja yang mendengar hal itu langsung tidak terima dan papa saya didatangi oleh pihak sana ke rumah dengan muka tak enak sekitar berjumlah tujuh pendeta sebagai teman-teman papanya," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT