Apakah Kucing akan Masuk Surga? Sebuah Renungan Nasib Hewan setelah Mati dalam Islam
- Freepik
tvOnenews.com - Tak sedikit orang yang menganggap kucing bukan sekadar hewan peliharaan, melainkan bagian dari keluarga.
Kucing sebagai hewan yang paling imut dan menggemaskan selalu menemani hari-hari, menghibur saat sedih, bahkan seolah mengerti perasaan pemiliknya.
Maka, tak heran jika setelah kepergian kucing tercinta, muncul pertanyaan menyentuh hati "Apakah kucing aku akan masuk surga?"
Pertanyaan ini bukan semata soal teologi, akan tetapi juga luapan kasih sayang dan harapan dari manusia bahkan majikannya yang mengharapkan kucing kesayangannya masuk surga.
tvOnenews.com lebih dulu menegaskan bahwa pembahasan ini bukan untuk memberi jawaban pasti, namun untuk mengajak merenung dalam bingkai keislaman dan cinta kepada makhluk Allah SWT.
Islam dan Kasih Sayang terhadap Hewan
- Freepik
Dilansir dari NU Online, Islam menempatkan hewan sebagai makhluk yang harus diperlakukan dengan baik. Kita bisa mengingat tentang seorang wanita yang masuk neraka karena menyiksa kucing, Rasulullah SAW bersabda:
"Seorang wanita disiksa karena seekor kucing. Ia mengurungnya hingga mati kelaparan..." (HR. Bukhari, no. 3318 & Muslim, no. 2242).
Sebaliknya, dalam Hadis Riwayat Imam Bukhari Nomor 2363 menjelaskan, seorang lelaki yang memberi minum anjing justru diberi ampunan oleh Allah dan masuk surga.
Melalui perbandingan dua hadis riwayat ini menunjukkan bahwa, kasih sayang kepada hewan bisa membawa pahala besar, bahkan memengaruhi nasib di akhirat bagi manusia.
Bagaimana Islam Memahami Akhirat untuk Nasib Kucing?
Dalam dalil Al-Quran melalui Surat Al-An'am terkait anjuran menyayangi hewan sekaligus nasibnya di akhirat, Allah SWT berfirman:
وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا طٰۤىِٕرٍ يَّطِيْرُ بِجَنَاحَيْهِ اِلَّآ اُمَمٌ اَمْثَالُكُمْ ۗمَا فَرَّطْنَا فِى الْكِتٰبِ مِنْ شَيْءٍ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ يُحْشَرُوْنَ
Load more