tvOnenews.com - Teks khutbah Jumat mengandung materi tentang sejumlah aspek kehidupan agar menjadi pembekalan bagi para jemaah shalat Jumat yang hadir.
Beberapa aspek kehidupan berasal dari teks khutbah Jumat meliputi, spiritualitas, akhlak, hubungan sosial, bahkan mennyangkut isu-isu kontemporer.
Bahan teks khutbah Jumat singkat kali ini bisa menjadi materi untuk para khatib sebelum memulai pelaksanaan shalat Jumat pada 21 Maret 2025.
Teks khutbah Jumat singkat ini mengambil tema tentang "Akhir Ramadhan". Sebab, ada banyak orang mukmin berbuat maksiat sebelum memasuki 1 Syawal.
Berdasarkan hasil rangkuman tvOnenews.com dari Kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi, Quran Kemenag RI, Kitab Al-Adzkar An-Nawawiyah oleh Imam Nawawi, dan Tafsir Ibnu Katsir, tema teks khutbah Jumat singkat untuk shalat Jumat, 21 Maret 2025 bertajuk "Jangan Sekali-kali Rusak Akhir Ramadhan dengan Perbuatan Maksiat!".
الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي أَكْرَمَنَا بِالْإِسْلَامِ، وَأَعَزَّنَا بِهِ قُوَّةً وَإِيْمَانًا، وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِنَا فَجَعَلَنَا أَحِبَّةً وَإِخْوَانًا، وَأَشْهَدُ أَن لَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، أَنْزَلَ كِتَابَهُ هُدًى وَرَحْمَةً وَتِبْيَانًا، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، هَدَى اللهُ بِهِ مِنَ الضَّلَالَةِ، وَعَلَّمَ بِهِ مِنَ الْجَهَالَةِ، وَأَعَزَّ بِهِ بَعْدَ الذِّلَّةِ، وَكَثَّرَ بِهِ بَعْدَ القِلَّةِ، صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِينَ كَانُوا لَهُ عَلَى الْحَقِّ إِخْوَانًا وَأَعْوَانًا؛ أَمَّا بَعْدُ.
عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
Hadirin yang berbahagia dan dirahmati Allah
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan untuk menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan. Sholawat dan salam kita panjatkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, serta seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.
Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Bulan ini membuat Allah SWT melipatgandakan pahala dan mengijabah segala doa kita. Namun, banyak di antara kita yang justru lengah ketika memasuki 10 malam terakhir.
Oleh karena itu, khutbah pada kesempatan ini mengajak kita semua untuk tidak menyia-nyiakan waktu yang berharga ini dengan perbuatan sia-sia yang dapat mengurangi keberkahan Ramadhan.
Ma'asyiral muslimin rahimahumullah
Pertama-tama, khatib ingin menyampaikan apa saja keutamaan yang didapatkan oleh kita untuk memanfaatkan 10 malam terakhir Ramadhan.
Sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah waktu yang sangat istimewa. Salah satu keutamaan terbesarnya adalah adanya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, Allah SWT berfirman:
"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 3)
Rasulullah SAW memperbanyak ibadah di malam-malam ini. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, begini bunyinya:
"Rasulullah SAW apabila memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, beliau menghidupkan malam-malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikat pinggangnya." (HR. Bukhari & Muslim)
Maka dari itu, kita sebagai umat Islam harus meneladani Rasulullah SAW dengan meningkatkan ibadah seperti shalat malam, dzikir, membaca Al-Quran, i'tikaf, serta memperbanyak doa dan istighfar.
Sayangnya, tidak sedikit orang yang justru menyia-nyiakan dengan cara bermaksiat di 10 malam terakhir Ramadhan dengan melakukan perbuatan yang tidak bermanfaat.
Padahal, perbuatan maksiat ini dapat menghalangi datangnya keberkahan dan ampunan Allah SWT.
1. Menyekutukan Allah (Syirik)
2. Ghibah atau menggunjing orang lain
3. Mengumbar pandangan dan aurat
4. Meninggalkan shalat dan tidak berpuasa
5. Berkata kotor atau tidak pantas.
6. Berzina saat puasa dan bukan muhrimnya.
Sidang Jumat yang dirahmati Allah
Untuk menghindari perbuatan maksiat paling ampuh adalah mengisi 10 malam terakhir dengan amal saleh.
Agar Ramadhan kita tidak sia-sia, kita harus menggantikan kebiasaan buruk dengan amal saleh yang mengandung pahala besar, di antaranya:
1. Meningkatkan shalat malam (qiyamul lail)
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang mendirikan shalat pada malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Tidak memutus amalan dzikir dan istighfar
Memohon ampunan kepada Allah SWT agar dosa-dosa kita dihapuskan.
3. Melakukan i’tikaf di masjid
I’tikaf membantu kita fokus dalam ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.
4. Bersedekah kepada fakir miskin
"Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan" (HR. Bukhari).
Ma'asyiral muslimin rahimahumullah
Demikianlah khutbah pertama disampaikan pada sesi pertama. Khatib menyampaikan bahwa, akhir Ramadhan adalah waktu yang sangat berharga. Jangan sampai kita menyia-nyiakan malam-malam terakhir dengan perbuatan sia-sia.
Mari kita menggunakan kesempatan ini untuk memperbanyak ibadah, berdoa, dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang mendapatkan rahmat dan keberkahan Ramadhan serta dipertemukan kembali dengan Ramadhan berikutnya dalam keadaan lebih baik. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛
(hap)
Load more