News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Simak Tips Olahraga saat Bulan Ramadhan, Jangan Panik kalau Cedera Segera Atasi dengan Ini

Olahraga secara umum dipahami sebagai aktivitas fisik yang terbagi 2 yaitu ada olahraga ringan dan berat. Hal ini bisa disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan
Jumat, 14 Maret 2025 - 20:06 WIB
Simak Tips Olahraga saat Bulan Ramadhan, Jangan Panik saat Cedera Segera Atasi dengan Ini
Sumber :
  • dok.ilustrasi iStock

"Sehingga nanti apabila dia langsung menerima makanan, dia bisa mungkin dia merasa belum bisa menerima dengan baik. Tadi kan dikatakan dehidrasi terlebih dahulu," ucap dr. Andri Lubis, Sp.OT (K) dalam kesempatan yang sama.

"Jadi memang harus dipikirkan dehidrasinya dulu, karena kita puasa itu kan hampir 12 jam. Nah itu cairannya dulu yang dihidrasi baru kemudian (olahraga)," pungkasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendatinya, kebiasaan makan berat saat berbuka puasa sangat tidak dianjurkan. Terlebih bagi mereka, memilih waktu olahraga sesudah buka puasa.

"Sampai akhirnya menjadi makanan yang utama makanya mungkin disediakan takjil dulu ya," pesannya.

Perlu diketahui, salah satu rumah sakit yang menyediakan pelayanan penanganan cedera, ada di Siloam Sports Medicine & Performance Center, beragam alat disediakan dan ahli kesehatan untuk mendukung penyembuhan dari cedera olahraga.

Penanganan Pertama kala Cedera Setelah Olahraga 

Sehubungan dengan olahraga, siapapun bisa mengalami cedera, seperti kram, keseleo atau bahasanya kecetit, semacamnya. 

Dokter pun memiliki solusi pertama atau penanganan awal yaitu RICE. Hal inj mendorong pemahaman masyarakat agar tidak panik.

Metode RICE sangat efektif dalam penanganan cedera ringan hingga sedang pada jaringan lunak, seperti otot, ligamen, atau tendon, seperti Keseleo, Terkilir, Kejang otot, Tendonitis. 

RICE dirangkum dari berbagai sumber, membantu meredakan pembengkakan, mengurangi rasa sakit, dan mempercepat pemulihan pada cedera ringan, tetapi cedera yang lebih serius tetap memerlukan evaluasi medis lebih lanjut.

Maka umum solusinya bisa merendam atau kompres air es. Dengan tujuan melakukan penanganan pertama agar reda rasa sakit atau bengkaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" itu bisa dikompres dengan air es itu lebih tepat. Apabila tidak ada perbaikan atau rasa yang lebih baik segera konsultasikan dengan dokter spesialis atau dokter ortopedi," imbuh dr Andri Lubis. (klw)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT