Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan
- REUTERS/Matteo Ciambelli
tvOnenews.com — Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan yang dilempar suporter Inter Milan.
Insiden tersebut terjadi saat Cremonese menjamu Inter dalam lanjutan Liga Italia beberapa hari lalu. Memasuki awal babak kedua, posisi gawang Cremonese berada tepat di depan tribun yang ditempati pendukung Inter.
Dalam situasi itu, salah satu suporter Inter melempar flare ke dalam kotak penalti Cremonese.

- REUTERS/Matteo Ciambelli
Berdasarkan rekaman video yang beredar, Emil Audero terlihat berdiri tidak jauh dari flare sambil melambaikan tangan, seolah meminta pertandingan dihentikan sementara.
Namun sesaat kemudian, flare tersebut meledak tepat di samping posisi Audero. Wasit langsung meniup peluit dan berlari menghampiri kiper berusia 29 tahun itu, disusul para pemain dari kedua tim.
Audero terjatuh dan harus mendapatkan pemeriksaan medis di lapangan. Gestur yang diperlihatkannya mengindikasikan gangguan pendengaran, sementara luka juga tampak di area lutut.
Meski demikian, eks kiper Inter Milan itu tetap melanjutkan pertandingan hingga usai.
Melalui video yang diunggah akun resmi Cremonese, Emil Audero mengabarkan kondisinya kepada publik.
"Halo semuanya, ini hanya pesan untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang menulis kepada saya untuk menanyakan kabar. Saya baik-baik saja, meskipun merasakan sakit yang hebat di telinga dan sensasi terbakar di lutut," kata Audero dalam rekaman video yang diunggah Cremonese.

- Lega Serie A
Audero memastikan dirinya masih bisa beraktivitas normal pasca-insiden tersebut.
"Saya masih bisa berlatih hari ini dan merasa lega, karena setelah melihat rekamannya, situasinya bisa jauh lebih buruk. Terlepas dari semua itu, saya senang semuanya berjalan lancar."
Ia juga menyayangkan kejadian tersebut masih terjadi di dunia sepak bola.
"Sangat disayangkan hal-hal ini masih terjadi, tetapi saya berharap hal ini akan berhenti di masa mendatang. Saya berterima kasih kepada semua yang telah menulis pesan kepada saya dan mengirimkan pelukannya," tutupnya.
Load more