News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Sabtu, 4 April 2026 - 00:04 WIB
Gedung Bea Cukai Kemenkeu
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kinerja penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai masih menunjukkan tekanan pada awal 2026. Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan hingga Februari 2026 baru mencapai Rp44,9 triliun atau sekitar 13,4 persen dari target dalam APBN.

Meski terlihat berada dalam jalur target, angka tersebut justru mengalami kontraksi sebesar 14,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini memperlihatkan adanya tantangan serius dalam menjaga stabilitas penerimaan negara dari sektor strategis tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tren Stagnasi Jadi Alarm Sistem Pengawasan

Indonesian Audit Watch (IAW) menilai kondisi ini bukan sekadar fluktuasi biasa. Sekretaris Pendiri IAW, Iskandar Sitorus, menyebut tren stagnasi yang terjadi sejak 2024 hingga 2025 menjadi sinyal kuat adanya persoalan mendasar dalam sistem pengawasan.

Menurutnya, bahkan lonjakan atau perubahan signifikan dalam persentase penerimaan bisa mengindikasikan adanya masalah struktural yang belum terselesaikan.

“Jika benar 2025 sempat mengalami kontraksi sekitar 8 persen, itu mencerminkan adanya tekanan internal terhadap kualitas penerimaan negara,” ujarnya.

Iskandar menegaskan bahwa perubahan angka, baik penurunan maupun kenaikan, harus dibaca sebagai indikator kualitas pengelolaan fiskal, bukan sekadar statistik tahunan.

Tiga Skenario Perbaikan dari IAW

Dalam menganalisis kondisi ini, IAW memetakan tiga kemungkinan skenario yang dapat terjadi dalam pengelolaan penerimaan Bea dan Cukai ke depan:

  1. Status quo
    Kebocoran tetap terjadi karena tidak ada perubahan signifikan dalam sistem pengawasan.

  2. Pembersihan parsial
    Perbaikan dilakukan sebagian, namun hanya memberikan dampak sementara tanpa menyentuh akar masalah.

  3. Pembersihan sistemik
    Reformasi menyeluruh yang mencakup audit, penegakan hukum, dan pembenahan sistem dinilai sebagai solusi paling efektif.

Menurut Iskandar, skenario terakhir menjadi kunci untuk memperbaiki kualitas penerimaan negara secara berkelanjutan.

“Jika dilakukan secara sistemik, periode 2027 hingga 2030 berpotensi menjadi fase rebound bagi penerimaan negara,” katanya.

Potensi Kebocoran Bisa Capai Puluhan Triliun

IAW juga menyoroti potensi kebocoran penerimaan negara yang nilainya tidak kecil. Bahkan, Iskandar menyebut angka kebocoran bisa mencapai puluhan triliun rupiah setiap tahunnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Potensinya sangat besar, bisa puluhan triliun per tahun, bahkan lebih,” tegasnya.

Kebocoran ini diduga berkaitan dengan lemahnya pengawasan serta potensi praktik ilegal di sektor kepabeanan dan cukai, termasuk penyimpangan dalam proses administrasi dan distribusi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral