News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terjangkit Penyakit HIV dan AIDS Bisa Pengaruhi Aib Pernikahan, Apakah Benar? Buya Yahya Jelaskan secara Gamblang

Buya Yahya mengupas tuntas persoalan perspektif salah satu calon pengantin kena penyakit dari virus HIV dan AIDS bisa menyebabkan aib dalam suatu pernikahan.
Kamis, 20 Februari 2025 - 20:36 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

Menurut Buya Yahya, HIV dan AIDS memang sangat berpengaruh, bahkan pernikahan bisa batal. Salah satu calon pengantin merasa malu apabila pasangannya terjangkit penyakit tersebut.

"Di dalam pernikahan ada memang aib-aib yang bisa menjadikan seseorang minta untuk membatalkan sebuah pernikahan. Seperti kata Imam Syafii terbatas antara lima atau enam aib saja," respons Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengasuh LPD Al Bahjah itu mengatakan jika pihak wanita mengalami AIDS, tidak masalah apabila ingin membatalkan pernikahannya, karena berkaitan pada aib ke depannya.

"Seperti impotensi, atau perempuan mohon maaf tidak bisa digauli karena tumbuh daging di wilayah tersebut, atau tumbuh tulang di wilayah tersebut," tutur dia.

Ia menyampaikan alasannya pihak wanita bisa mengalah atau memunculkan ketidaknyamanan dialami keduanya, nanti dapat mempengaruhi soal hubungan suami istri setelah pernikahan.

"Hubungannya adalah di dalam hal kemaslahatan hubungan suami istri. Jika seorang suami menemukan istrinya seperti itu, berarti kan dia tidak bisa bersenang-senang di wilayah tersebut karena tumbuh daging yang tidak bisa ditembus oleh kemaluan oleh seorang suami," jelasnya.

"Maka seorang suami layak saat itu untuk meminta untuk itu (membatalkan pernikahan)," tambah dia.

"Atau seorang wanita menikah tahu-tahunya ternyata laki-lakinya impotensi. Dia punya hak untuk membatalkan pernikahannya. Karena kenapa? Ini kebutuhan pribadi," lanjutnya lagi.

Buya Yahya menjelaskan aib keluarga tidak bisa diselamatkan lagi jika seseorang mengalami penyakit mematikan yang satu ini. Percuma apabila tetap melanjutkan pernikahan, hanya memberikan ketidaknyamanan.

"Ini di antaranya aib-aib yang bisa menjadikan seseorang membatalkan pernikahan. Segala bentuk penyakit yang menjadikan ketidaknyamanan itu bisa menjadikan dia tidak nyaman," imbuhnya.

Ia berpendapat AIDS bagian dari aib pernikahan, yang efeknya sangat berbahaya untuk keluarga, tidak hanya tentang kondisi tubuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apalagi menjadikan dia takut seperti AIDS. Jadi dalam pembahasan para ulama akhir zaman, karena AIDS pun di akhir zaman ditemukannya, maka AIDS termasuk bentuk aib didalam pernikahan," tuturnya.

Meski demikian, pendakwah kelahiran asal Blitar ini mengingatkan orang yang kena AIDS tidak selalu dianggap orang jahat.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT