News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Selasa, 3 Februari 2026 - 00:20 WIB
Tokoh senior Partai Golkar Azis Samual.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif. Menanggapi isu reshuffle kabinet yang berkembang saat ini, tokoh senior Partai Golkar Azis Samual saat dihubungi melalui telepon selulernya di Jakarta pada Senin, 2 Februari 2026 mengatakan, "Kita harus memahami sepenuhnya bahwa reshuffle kabinet adalah hak prerogatif murni Bapak Presiden Prabowo Subianto. 

Sebagai pemegang mandat rakyat, Bapak Presiden memiliki otoritas penuh untuk melakukan reshuffle kabinet. Saya meyakini bahwa setiap langkah yang diambil Presiden bukanlah keputusan instan, melainkan hasil dari pertimbangan berbagai aspek yang mendalam, komprehensif, dan berbasis data kinerja".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi politik saat ini tidak memberikan ruang bagi perlambatan kerja kabinet. Rakyat membutuhkan hasil kerja yang konkrit. Oleh sebab itu, reshuffle bukan sekedar rotasi jabatan, melainkan upaya untuk mendorong akselerasi agar problematika pembangunan dapat diatasi. Anggota kabinet yang tidak mampu mengimbangi ritme kecepatan Presiden atau gagal menunjukkan kompetensi yang diharapkan sebaiknya memang harus digantikan agar roda pemerintahan tidak mengalami stagnasi oleh birokrasi yang lamban.

"Saya mendukung langkah Bapak Presiden Prabowo untuk melakukan reshuffle kabinet berdasarkan 3 hal mendasar, yaitu pertama,  kecakapan teknokrasi karena Menteri bukan sekedar jabatan politik, melainkan posisi kepemimpinan strategis.  Menteri itu harus memiliki kapasitas untuk menerjemahkan visi besar Presiden ke dalam tataran kebijakan. 

Tanpa kompetensi Menteri, visi Presiden hanya akan berhenti di atas kertas; yang kedua adalah loyalitas tunggal. Dalam sistem presidensiil, Menteri itu adalah pembantu Presiden. Oleh sebab itu, loyalitasnya harus bersifat tunggal dan tegak lurus. Tidak boleh ada ruang bagi mereka yang mencoba bermain dua kaki atau memiliki agenda terselubung untuk melakukan pembusukan dari dalam. Karena pemerintah yang kuat dan solid membutuhkan kesetiaan penuh agar terciptanya stabilitas nasional; dan yang ketiga adalah integritas. Moralitas dan integritas adalah harga mati. 

Anggota kabinet harus menjadi figur yang terpercaya. Tanpa integritas yang kuat, kebijakan sebaik apapun akan kehilangan legitimasi di mata publik. Kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo membutuhkan barisan yang solid, cepat, dan bersih. Isu reshuffle merupakan sesuatu yang wajar di alam demokrasi. Bagi saya, reshuffle justru merupakan instrumen yang sehat untuk memastikan pemerintahan berjalan secara efektif", pungkas Azis.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menilai fisik masih menjadi fokus utama evaluasi bagi Raymond Indra/Nikoolaus Joaquin

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT