News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikit-dikit Dianggap FOMO, Istilah Apakah Itu? Ternyata Bukan Sekedar Bahasa Anak Muda

Akhir-akhir ini sering mendengar kata FOMO? Istilah FOMO kini kian populer sebagai bahasa gaul anak muda, terutama di media sosial. Lalu apakah artinya FOMO?
Senin, 3 Februari 2025 - 20:18 WIB
Ilustrasi orang sedang bermain media sosial
Sumber :
  • (ANTARA/Pexels)

tvOnenews.com - Akhir-akhir ini sering mendengar kata FOMO? Istilah FOMO kini kian populer sebagai bahasa gaul anak muda, terutama di media sosial.

Perasaan FOMO sering dialami saat seseorang melihat unggahan di media sosial. Adanya rasa ketakutan seseorang akan ketinggalan informasi, tren bahkan pengalaman orang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kamus Oxford, FOMO yang berarti Fear of Missing Out merupakan kecemasan yang muncul oleh hal-hal di media sosial atau dari suatu peristiwa menarik yang terjadi di tempat lain. 

Kondisi ini akan terjadi pada seseorang apabila merasa khawatir akan melewatkan pengalaman, acara, atau aktivitas yang sedang terjadi di sekitarnya. 

Terdapat sejumlah hal yang bisa membuat seseorang merasakan FOMO, seperti paparan kehidupan seseorang melalui media sosial maupun secara langsung dari cerita teman.

Beberapa konteks yang bisa memicu perasaan FOMO seperti pekerjaan, pendidikan, juga hobi seseorang. 

Hal ini yang membuat orang akan terus merasa perlu dilibatkan dalam segala hal supaya tidak tertinggal oleh momen tertentu.

Ilustrasi Media Sosial
Ilustrasi Media Sosial
Sumber :
  • Antara

 

Dilansir tvOnenews.com dari website resmi Halodoc, FOMO dapat dilihat dari beberapa gejalanya, seperti:

1. Penggunaan media sosial yang berlebihan
Seseorang yang mengalami FOMO cenderung memiliki intensitas tinggi dalam mengonsumsi informasi di media sosial.

Hal ini disebabkan karena rasa ketakutan akan melewatkan momen yang sedang populer atau kejadian sosial yang dianggap penting. 

Semakin ‘scrolling’ unggahan di media sosial menjadi cara seseorang untuk mengatasi kecemasannya.

Padahal, apa yang muncul di dunia maya bukanlah kehidupan yang sebenarnya. Tetapi justru dapat memanipulasi pikiran agar bisa menikmati momen di dunia nyata. 

2. Perasaan takut bila ditolak atau dikucilkan
Seseorang yang FOMO juga dapat dipicu dari rasa takut akan ditolak atau dikucilkan dari suatu kelompok sosial 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini membuat seseorang merasa perlu untuk selalu update informasi agar dapat diterima oleh suatu kelompok. 

Kondisi ini membuat para pengidapnya mengalami sikap ekstrem agar tidak dikucilkan dalam kelompok yang diinginkan, dengan cara terlibat dalam kegiatan yang sebenarnya tidak sesuai dengan minat atau kebutuhan mereka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT