Lebih Dahulukan Istri atau Anak? Ternyata Mbah Moen Ingatkan Jangan Keliru Sebaiknya Pilih...
- Nahdlatul Ulama (NU)
Artinya: "Nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu, baik laki-laki maupun perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. An Nur, 24:32)
Namun begitu, Mbah Moen menjelaskan alasannya terkait istri atau suami lebih penting daripada anak.
"Istri tau suami (pasangan) itu penting," tuturnya.
Guru kesayangan Gus Baha itu menuturkan bahwa pasangan sebagai tanda memelihara peradaban manusia.
Keutamaan pasangan akan tetap menjaga keberlangsungan kehidupan manusia. Kehadiran suami atau istri bisa membuahkan generasi baru dari keluarganya.
Selain itu, kehadiran pasangan, kata Mbah Moen, agar membuat hidup semakin terarah dan bisa membimbing satu sama lain.
"Ada orang kok tidak punya istri, pasti luntang-lantung," terangnya.
Pasangan akan memberikan surga saat keduanya menjalankan ibadah sesuai perintah dari Allah SWT.
Pasangan akan memberikan dampak baik saat seseorang telah meninggal dunia, karena setiap amalan kebaikannya terus menyambung dan mendapat getaran doa.
Kemudian, anak-anaknya juga bisa menyalurkan pahala besar saat seseorang meninggal dunia melalui amalan-amalannya atas keturunan berupa karunia dari Allah SWT.
"Kalau sekarang saja tidak apa-apa, besok kalau sudah di akhirat, meskipun Anda masuk surga di sana tidak ada pernikahan," paparnya.
Ia pun menganjurkan apabila seseorang telah siap secara mental dan fisik, sebaiknya segera menikah agar memenuhi perintah Allah SWT.
"Jadi kalau Anda ketika di dunia tidak menikah di surga tidak ada Kantor Urusan Pernikahan," tandasnya.
(hap)
Load more