News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Musik untuk Anak dan Musik Populer, Apa Bedanya?

Masyarakat perlu tahu bahwa ada perdapat perbedaan mendasar antara musik untuk anak dan musik populer yang umumnya ditujukan bagi remaja maupun orang dewasa.
Selasa, 16 Desember 2025 - 20:09 WIB
Ilustrasi Musik
Sumber :
  • pexels

Jakarta, tvOnenews.com - Musik menjadi bagian dari keseharian hampir semua orang, tanpa memandang usia. Anak-anak hingga orang dewasa sama-sama tumbuh dengan iringan lagu yang berbeda-beda.

Namun, di balik kedekatan tersebut, terdapat perbedaan mendasar antara musik untuk anak dan musik populer yang umumnya ditujukan bagi remaja maupun orang dewasa. Perbedaan ini bukan sekadar soal selera, melainkan berkaitan langsung dengan fungsi, isi, dan dampaknya bagi pendengar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam praktiknya, anak sering kali terpapar musik populer karena aksesnya lebih luas dan mudah. Lagu-lagu tersebut terdengar di berbagai ruang, mulai dari rumah hingga tempat umum. Kondisi ini membuat batas antara musik anak dan musik dewasa kerap kabur, padahal keduanya memiliki karakter yang tidak bisa disamakan.

Tujuan Musik yang Berbeda

Musik untuk anak diciptakan dengan tujuan utama sebagai sarana belajar sekaligus hiburan yang aman. Lagu anak biasanya membantu mengenalkan bahasa, melatih pendengaran, serta mendukung perkembangan emosi dasar seperti rasa senang, empati, dan kebersamaan. Musik anak juga sering digunakan sebagai alat bantu pembelajaran di rumah maupun di lingkungan pendidikan.

Sebaliknya, musik populer hadir sebagai medium ekspresi yang lebih luas. Lagu-lagu populer merekam berbagai pengalaman hidup, mulai dari relasi personal, perasaan kompleks, hingga realitas sosial. Fungsi utamanya adalah hiburan dan ekspresi diri, bukan pendamping tumbuh kembang anak. Karena perbedaan inilah, musik populer secara alami menyasar pendengar yang telah memiliki kematangan emosional dan pemahaman yang lebih berkembang.

Bahasa dan Struktur Lirik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan berikutnya terlihat jelas pada penggunaan bahasa. Musik anak menggunakan lirik sederhana, kalimat pendek, dan pengulangan yang konsisten. Struktur seperti ini membantu anak mengingat kata, memahami makna, dan ikut bernyanyi dengan mudah. Repetisi dalam lagu anak justru berfungsi sebagai alat pembelajaran yang efektif.

Sementara itu, musik populer sering menggunakan bahasa figuratif, metafora, dan makna tersirat. Liriknya tidak selalu mudah dipahami secara harfiah, bahkan bagi pendengar dewasa sekalipun. Kompleksitas ini menjadi nilai artistik dalam musik populer, namun pada anak justru berpotensi menimbulkan kebingungan jika dikonsumsi tanpa pendampingan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT