News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Kuasa Diserang Bobotoh Karena Singgung Eliano Reijnders, Jeje Buru-buru Minta Netizen Indonesia untuk...

Eks penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeje, tengah menjadi sorotan panas di kalangan pecinta sepak bola nasional usai menyinggung Eliano Reijnders.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:08 WIB
Eks penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeje, tengah menjadi sorotan panas di kalangan pecinta sepak bola nasional usai menyinggung Eliano Reijnders.
Sumber :
  • Instagram @jeongseokseo - @eliano.r

Tak berhenti di situ, Bojan juga memberikan sindiran halus terhadap Jeje.

“Penerjemah seharusnya fokus pada tugasnya, bukan mengomentari hal yang jadi urusan pelatih,” ujarnya tajam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecaman dari publik dan pelatih klub besar seperti Persib membuat Jeje tak bisa tinggal diam.

Lewat akun Instagram pribadinya @jeongseokseo, pria asal Korea Selatan itu akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka atas pernyataannya yang dianggap menyinggung Eliano Reijnders.

Klarifikasi Mantan Penerjemah Shin Tae-yong, Jeong Seok Seo atau Jeje
Klarifikasi Mantan Penerjemah Shin Tae-yong, Jeong Seok Seo atau Jeje
Sumber :
  • Instagram @jeongseokseo

 

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan saya saat berbicara di podcast Bicara Bola. Dalam pembicaraan itu saya sempat mengatakan bahwa, Eliano masuk ketika tim sedang unggul padahal seharusnya saya mengatakan saat posisi masih imbang,” ucap Jeje.

Jeje juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bermaksud merendahkan pemain atau klub mana pun di Indonesia.

“Saya sama sekali tidak bermaksud menjelekkan pemain apalagi tim-tim di Super League Indonesia, saya benar-benar mencintai sepak bola Indonesia. Buktinya, saya selalu berusaha nonton pertandingan dari berbagai klub kapanpun saya punya waktu tanpa memilih-milih klub tertentu,” lanjutnya.

Dalam klarifikasinya, Jeje menjelaskan bahwa maksud ucapannya saat itu hanyalah untuk menyoroti perbedaan peran pemain menyerang dan bertahan, bukan untuk menyalahkan siapa pun.

“Maksud saya waktu itu adalah membahas bahwa sebagian pemain dengan posisi menyerang biasanya tidak bertahan sebaik pemain bertahan. Saya juga tidak bermaksud menyalahkan pemain atas hasil pertandingan, saya hanya ingin menyampaikan bahwa ini juga merupakan tanggung jawab Coach Shin,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Meskipun ada keputusan wasit yang terasa kurang berpihak pada kita. Sekali lagi saya mohon maaf yaang sebesar-besarnya, ke depannya saya akan lebih berhati-hati dalam berbicara,” tutupnya.

Meski sudah mengklarifikasi, publik tampaknya masih belum sepenuhnya menerima permintaan maaf Jeje. (asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT