News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bolak-balik Lolos dari Maut, Mantan Preman Legendaris Hercules Ngaku Punya ‘Utang Nyawa’ kepada Prabowo Subianto, Kenapa?

Hercules merupakan pria asal Timor Leste cukup ditakuti oleh banyak orang lantaran pernah membangun dinasti preman di Tanah Abang sekitar pada tahun 1980an.
Senin, 26 Februari 2024 - 15:47 WIB
Hercules mengaku 'Utang Nyawa' pada Prabowo Subianto
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Belakangan ini nama mantan preman yang cukup populer, yaitu Hercules kembali menjadi pembicaraan publik setelah ia mendapat tantangan dari Jawara Garut

Hercules merupakan pria asal Timor Leste cukup ditakuti oleh banyak orang lantaran pernah membangun dinasti preman di Tanah Abang sekitar pada tahun 1980an.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria dengan nama asli Rosario de Marshall atau kerap disapa Hercules ini pernah berjaya bersama kelompoknya di pasar tekstil terbesar se-Asia Tenggara hingga tahun 1996.

Namun, masa kejayaan itu harus berakhir setelah terjadinya perebutan kekuasaan oleh kelompok Jawara Betawi yang dipimpin oleh Muhammad Yusuf Muhi alias Ucu Kambing.

Meski dirinya pernah ditakuti sebagai Preman Legendaris, ternyata nama Hercules kerap dikaitkan oleh Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto

Seperti apa kisah kedekatan Hercules dengan Prabowo Subianto hingga ia mengaku punya ‘Utang Nyawa’ dengan sosok Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia ini?

Simak informasinya berikut ini.

Seperti dilansir dari berbagai sumber, mantan preman Tanah Abang ini mengaku memiliki utang nyawa kepada Prabowo Subianto. Kenapa?

Kisahnya bermula saat dirinya belum hijrah ke Jakarta, Hercules bergabung dalam sebuah operasi tentara Indonesia untuk memperjuangkan wilayah Timor Timur, kini menjadi sebuah negara sendiri bernama Timor Leste.


Hercules. (Kolase tvOnenews)

Saat itu, Hercules menjadi Tenaga Bantuan Operasi (TBO) yang bertugas sebagai juru angkut logistik. 

Sebelum menjadi bagian dari militer, Hercules hanyalah seorang yatim piatu. Dirinya kehilangan kedua orangtuanya saat peristiwa pengeboman di wilayah Ainaro di tahun 1978.

Kedekatannya dengan Prabowo Subianto terjadi di Timor Timur, saat itu Prabowo menjabat sebagai kapten Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Timor Timur.

Bahkan, Hercules pernah mengatakan hanya Prabowo yang dapat menyerangnya tanpa harus mengangkat tangan untuk membalasnya.

Suatu ketika, saat penugasannya mengirimkan logistik untuk tentara, Hercules mengalami insiden kecelakaan helikopter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tangan kanan dan matanya terluka parah, hingga dirinya harus dilarikan ke Jakarta untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Sayangnya, tangan kanan Hercules tidak dapat diselamatkan dan harus diamputasi. Merasa tak tahan dengan perawatan di rumah sakit, ia memutuskan untuk kabur dari rumah sakit.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT