Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!
- Ajax
tvOnenews.com – Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi sasaran kritik tajam hingga olok-olok dari sejumlah pengamat sepak bola senior di Belanda.
Sejak didatangkan dari FC Dallas pada Februari 2026, Paes sebenarnya telah mencatatkan enam penampilan sebagai pengganti Vitezslav Jaros yang cedera.
Namun statistik tujuh kali kebobolan dan dua clean sheet rupanya belum cukup untuk membungkam para pengkritiknya.
- Instagram @maartenpaes
Tertawa Terpingkal-pingkal di Podcast
Dua mantan pesepak bola Belanda yang kini menjadi pundit Rene van der Gijp dan Wim Kieft, menjadi sosok yang paling keras menyuarakan nada sinis.
Dalam podcast KieftJansenEgmondGijp, keduanya tampak tertawa terbahak-bahak saat membahas profil dan perjalanan karier kiper berusia 27 tahun tersebut.
Bahkan, Van der Gijp sempat berseloroh tidak mengetahui nama depan Paes dan menyebutnya sebagai "Wouter Paes". Ejekan semakin menjadi ketika mereka membahas riwayat klub Paes sebelum berseragam Ajax.
"NEC, nol pertandingan dimainkan, nol pertandingan dimenangkan. Saya hanya membacakan semuanya," ujar pembawa acara Michel van Egmond yang langsung disambut tawa meledak di meja podcast.
"Itu jelas merupakan puncak kariernya," timpal Van der Gijp menyindir.
Kritik Menohok: "Dia Sama Sekali Bukan Kiper"
- Instagram/maartenpaes
Tak hanya menertawakan masa lalu Paes, Wim Kieft juga melontarkan kritik teknis yang sangat menyudutkan.
Meskipun Paes memiliki postur tubuh mencapai 1,92 meter—angka ideal bagi seorang penjaga gawang—Kieft menilai Paes tidak memiliki insting menjaga gawang yang mumpuni.
"Dia tinggi, tapi dia tidak bisa menjaga gawang. Dia sama sekali bukan kiper," cetus Wim Kieft dengan nada sangat sinis.
Kritik ini memuncak setelah Ajax Amsterdam menelan kekalahan memilukan 1-2 dari FC Twente di Johan Cruyff ArenA, akhir pekan lalu.
Padahal jika menilik statistik secara objektif Paes melakukan tiga penyelamatan krusial dan memiliki keterlibatan aktif dalam membangun serangan dengan 51 sentuhan bola.
Load more