Harga Emas Antam Turun Rp2.000, Buyback Ikut Terkoreksi
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam kembali terkoreksi pada awal pekan ini. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, Senin (1/9/2025), harga emas Antam turun Rp2.000 per gram menjadi Rp1.978.000.
Koreksi ini terjadi setelah pada Sabtu (30/8/2025) emas Antam sempat melesat hingga Rp16.000 ke level Rp1.980.000 per gram. Sehari sebelumnya, Jumat (29/8/2025), logam mulia tersebut bahkan menguat Rp20.000 ke Rp1.964.000 per gram.
Meski demikian, harga emas Antam masih jauh dari rekor tertingginya (all time high/ATH) yang tercatat pada 22 April 2025 di level Rp2.039.000 per gram.
Buyback Turun Rp2.000
Tidak hanya harga jual, harga buyback emas Antam pada hari yang sama juga ikut melemah. Antam mencatat harga beli kembali emas batangan turun Rp2.000 menjadi Rp1.825.000 per gram. Buyback merupakan harga yang berlaku jika konsumen menjual emas batangan kembali ke Antam.
Bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, transaksi dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP, dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP. Potongan pajak ini dipangkas langsung dari total nilai buyback.
Rincian Harga Emas Antam
Berikut daftar harga emas Antam per Senin (1/9/2025):
-
0,5 gram: Rp1.039.000
-
1 gram: Rp1.978.000
-
2 gram: Rp3.896.000
-
3 gram: Rp5.819.000
-
5 gram: Rp9.665.000
-
10 gram: Rp19.275.000
-
25 gram: Rp48.062.000
-
50 gram: Rp96.045.000
-
100 gram: Rp192.012.000
-
250 gram: Rp479.765.000
-
500 gram: Rp959.320.000
-
1.000 gram: Rp1.918.600.000
Setiap pembelian emas batangan Antam dikenakan pajak sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, yakni PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemegang NPWP, dan 0,9% bagi non-NPWP. Pembelian juga akan disertai bukti potong PPh 22.
Prospek Harga Emas
Analis menilai pergerakan harga emas Antam masih sangat dipengaruhi sentimen global, termasuk gejolak geopolitik, pelemahan dolar AS, hingga kebijakan suku bunga The Fed. Dengan tren volatilitas tinggi, emas masih dipandang sebagai aset lindung nilai (safe haven) oleh investor. (nsp)
Load more