News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BRIDS Optimistis Pasar RI Bangkit Semester II 2025, Ini Alasannya!

Ekonomi RI diprediksi membaik di semester II 2025. BRIDS sebut kuncinya ada di The Fed yang mulai dovish dan kesepakatan dagang AS.
Kamis, 3 Juli 2025 - 17:35 WIB
Ilustrasi Transaksi Bank
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Optimisme pasar modal dan ekonomi Indonesia mulai terbangun menjelang paruh kedua 2025. Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Laksono Widodo, menyatakan bahwa kondisi ekonomi RI akan membaik, seiring sinyal dovish dari The Fed dan kesepakatan dagang yang melibatkan Amerika Serikat.

“Semester II-2025 akan lebih baik. Kita lihat AS di semester II akan menurunkan suku bunga acuannya. Kita juga akan turunkan suku bunga,” ujar Laksono saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

The Fed Dovish, Trump Masih Jadi Faktor Ketidakpastian

Meski pasar menanti angin segar dari penurunan suku bunga acuan AS, Laksono mewanti-wanti potensi gangguan yang berasal dari Presiden AS Donald Trump.

“Kalau nggak ada yang aneh-aneh ya, si Donald Trump ngomong apa, berperang lagi gitu. Tapi secara umum, semester II harusnya jauh lebih positif,” tambahnya.

Donald Trump belakangan kembali bersuara keras di platform Truth Social, menyerang The Fed karena tak kunjung memangkas suku bunga. Bahkan, Trump dilaporkan telah menyurati Ketua The Fed Jerome Powell untuk segera menetapkan suku bunga “super rendah”.

Menanggapi hal ini, Powell menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga akan tetap bersifat data-dependent. Ia menyebut, jika tidak ada tekanan inflasi dari tarif Trump, The Fed sudah lebih dulu memangkas suku bunga.

BRIDS: Ekspor ke China Lebih Pengaruh ke RI daripada ke AS

Soal kesepakatan dagang AS dengan negara mitra seperti Vietnam, Laksono menilai efek langsungnya terhadap Indonesia tidak besar. Hal itu karena ekspor Indonesia ke AS tidak dominan dibandingkan ke China.

“Kita lebih berdampak ke China. Kalau China berantem sama AS, terus ekonominya melambat, kita kena juga,” jelasnya.

Pada awal Juli, Trump juga mengumumkan tarif 20 persen terhadap produk impor asal Vietnam sebagai bagian dari strategi perdagangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harapan BRIDS: Semester II 2025 Lebih Bergairah

Dengan harapan suku bunga turun dan tidak adanya eskalasi konflik baru dari Trump atau perang dagang global, BRIDS melihat pasar modal RI akan bergerak lebih positif pada paruh kedua tahun ini.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT