News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sertifikasi Kompetensi Pengurus Kopdes Merah Putih Perlu Didorong, Digitalisasi Nasari Group Jadi Perhatian Kemenkop

Digitalisasi yang dilakukan Koperasi Sekunder Nasari Sentra UMKM menjadi sorotan Kementerian Koperasi RI (Kemenkop) untuk turut diterapkan di Kopdes Merah Putih.
Selasa, 1 Juli 2025 - 18:33 WIB
Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-5 Koperasi Konsumen Nasari Artha yang disaksikan langsung Deputi Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi RI (Kemenkop).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarata, tvOnenews.com - Koperasi Sekunder Nasari Sentra UMKM menyatakan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui digitalisasi koperasi, khususnya dalam mensukseskan program nasional Koperasi Desa Merah Putih.

Hal ini terungkap dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-5 Koperasi Konsumen Nasari Artha, di Jakarta, Senin (30/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam RAT tersebut, dilakukan pula penandatanganan perjanjian kerjaaama (PKS) antara Lembaga Sertifikasi Profesi Keuangan Koperasi Indonesia (LSP-KKI) dengan Universitas Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh UI Advisory serta disaksikan langsung oleh Deputi Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi RI (Kemenkop), Henra Saragih.

Adapun PKS tersebut meliputi ruang lingkup penyusunan kurikulum dan modul pelatihan untuk Sertifikasi Kompetensi Pengurus, Pengawas dan Pengelola Koperasi Desa Merah Putih yang bertujuan untuk lebih meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas para Pengurus, Pengawas dan Pengelola Koperasi Desa Merah Putih.

Dalam sambutannya, Henra Saragih menyatakan bahwa memang sangat penting adanya kegiatan pelatihan atau sertifikasi pengurus, pengawas, dan pengelola Kopdes Merah Putih.

Pasalnya, masyarakat desa cenderung belum mumpuni dan masih serba terbatas dalam hal penguasaan ilmu koperasi, manajerial serta teknologi.

“Kita butuh teman-teman gerakan koperasi seperti Nasari Group ini untuk menjadi bapak angkat bagi koperasi desa merah putih terutama dalam 3 (tiga) hal, yaitu pelatihan dan pendampingan, lalu dalam teknologi digital, serta dalam permodalan,” papar Henra Saragih dalam sambutnya.

Komitmen Nasari Group Dukung Digitalisasi Koperasi

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Koperasi Sekunder Nasari Sentra UMKM, Tetty M.L Situmorang menyatakan bahwa selama lima tahun terakhir, koperasi sekunder ini telah menjadikan pengembangan aplikasi digital sebagai strategi utama dalam transformasi bisnis koperasi modern.

“Kami melakukan inovasi dengan mengembangkan aplikasi digital Nasari Digital (NADI) dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi komunikasi, mempercepat pelayanan anggota, dan membuka peluang usaha yang berbasis teknologi,” jelas Tetty.

Tetty menambahkan, Nasari Group mendukung penuh semangat Koperasi Desa Merah Putih sebagai tulang punggung ekonomi rakyat.

Dalam mendukung program tersebut, aplikasi digital NADI dipersiapkan menjadi solusi teknologi yang akan diaplikasikan Koperasi Desa Merah Putih.

“Nasari Group yakin dapat mengambil peran nyata sebagai penghubung, pembina, dan katalisator dalam ekosistem koperasi Indonesia karena bermodalkan pengalaman 27 tahun sebagai salah satu koperasi role model di Indonesia,” ungkapnya lagi.

Sementara, Ketua Koperasi Jasa Nasari Artha Ricordias Domini Panggabean menyatakan bahwa sebagai bagian dari Nasari Group, LSP-KKI diharapkan segera merampungkan penyusunan kurikulum dan modul pelatihan Sertifikasi Kompetensi Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ini berkolaborasi dengan UI Advisory.

“Menjadi prioritas utama kami agar penyusunan kurikulum dan modul sertifikasi ini rampung dalam waktu dekat agar dapat segera dilaksanakan Program Sertifikasi Kompetensi bagi pengurus, pengawas, dan pengelola Koperasi Desa Merah Putih,” cetus Ricordias.

“Dengan bersertifikasinya para pengurus, pengawas, dan pengelola kopdes merah putih, maka kita bisa yakin bahwa nantinya pengelolaan usaha mereka dengan permodalan sampai Rp. 3 Miliar dari bank Himbara atau gerakan koperasi dapat berjalan dengan baik dan membawa kesejahteraan bagi anggotanya,” tambah Ricordias lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Direktur PT. UI Advisory, Firdaus Rosean Rony, menyampaikan apresiasinya bisa terlibat dalam inisiatif penyusunan kurikulum dan modul sertifikasi Koperasi Desa Merah Putih ini. 

“Merasa terhormat kita bisa berkontribusi untuk kepentingan Koperasi Desa Merah Putih, di mana bapak Presiden ingin sekali KopDes Merah Putih ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat desa,” pungkas Roni. (rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT