News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perang Tarif AS-China Ancam Eksistensi Huntar: Pabrik Mainan Terancam Gulung Tikar

Perang tarif antara AS dan China memukul bisnis Huntar, pabrik mainan milik pengusaha keturunan Tiongkok di AS. Bisnis keluarga ini kini di ambang kehancuran.
Senin, 12 Mei 2025 - 10:28 WIB
donald trump dan Xi Jinping
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Jakarta, tvOnenews.com - Perang tarif antara Amerika Serikat (AS) dan China kembali memakan korban. Kali ini, perusahaan mainan edukatif Huntar Company Inc., yang berbasis di AS namun memiliki pabrik besar di China, terancam gulung tikar. 

Kebijakan tarif impor sebesar 145% yang diterapkan oleh pemerintahan Donald Trump sejak 9 April telah memukul bisnis keluarga yang dirintis oleh ayah dari CEO Huntar, Jason Cheung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Huntar memproduksi mainan edukatif yang dijual di berbagai jaringan ritel besar seperti Walmart dan Target. Namun, setelah tarif baru diberlakukan, Cheung harus mengambil langkah drastis. Produksi dihentikan di pabrik seluas 600.000 kaki persegi di Shaoguan, Provinsi Guangdong, China. Pemutusan hubungan kerja menimpa sepertiga dari 400 pekerja di pabrik tersebut.

"Saya harus segera mulai menghemat biaya," ujar Cheung, yang kini tengah berpacu dengan waktu untuk mempertahankan bisnis keluarganya yang sudah berusia 42 tahun. Ia tengah berusaha keras untuk memindahkan operasional pabrik ke Vietnam, meski tantangannya tidak sedikit.

Huntar menjadi potret krisis yang menimpa ribuan pabrik di China, terutama di sektor mainan, di mana sekitar 80% produk mainan yang dijual di AS berasal dari Negeri Tirai Bambu. Bagi Cheung, tantangan yang dihadapi bukan sekadar tarif tinggi. Ia harus menghadapi kenyataan bahwa memindahkan pabrik bukanlah perkara mudah. Keterbatasan fasilitas, pekerja terlatih, hingga peralatan mahal menjadi penghalang.

"Kami hampir tidak punya waktu untuk mencari solusi," kata Cheung. Memindahkan peralatan produksi ke Vietnam membutuhkan biaya besar, sementara untuk bertahan di China, perusahaan harus menerima kenyataan mahalnya tarif impor.

Dilema ini bukan hanya dialami Huntar. Menurut survei dari The Toy Association, lebih dari 45% perusahaan mainan kecil dan menengah di AS mengatakan bahwa tarif China dapat memaksa mereka tutup dalam hitungan minggu atau bulan.

Cheung mengakui bahwa saat ini ia berada di persimpangan. Tetap bertahan di China berarti terus membakar uang di tengah ketidakpastian. Sementara pindah ke Vietnam adalah taruhan besar yang memerlukan modal yang tidak sedikit.

"Saya harus memilih antara tetap bertahan atau memotong sebagian bisnis untuk menyelamatkan yang lain," ujar Cheung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Huntar bukan hanya sekadar bisnis bagi keluarga Cheung. Perusahaan ini adalah simbol perjuangan ayahnya, yang melarikan diri dari China menuju AS demi mencari kehidupan yang lebih baik. Namun, harapan itu kini semakin pudar.

"Ayah saya merasa putus asa. Pandangannya tentang AS sebagai tanah impian kini mulai berubah," kata Cheung, menggambarkan kekecewaan keluarganya terhadap nasib yang menimpa mereka. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT