News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awal 2025, Lebih dari 24 Ribu Buruh Kena PHK! Ini 7 Alasan Utamanya Menurut Menaker

Jumlah PHK capai 24.036 orang hingga April 2025. Menaker ungkap 7 alasan utama, dari perusahaan rugi hingga relokasi cari upah murah.
Selasa, 6 Mei 2025 - 09:43 WIB
Ilustrasi PHK
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kondisi ketenagakerjaan di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah data terbaru menunjukkan bahwa sebanyak 24.036 buruh terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada periode Januari hingga 23 April 2025.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Menaker, pemutusan hubungan kerja disebabkan oleh berbagai faktor. Pihak Kementerian mencatat sedikitnya 25 penyebab PHK, namun ada 7 penyebab utama yang paling dominan.

“Dari 25 penyebab PHK yang kami catat, ada 7 penyebab utama yang paling dominan. Yang pertama adalah karena perusahaan mengalami kerugian atau tutup akibat penurunan kondisi pasar, baik domestik maupun global,” ujar Yassierli.

Ini 7 Alasan Utama Terjadinya PHK Awal Tahun 2025:

  1. Perusahaan merugi atau tutup akibat memburuknya pasar dalam negeri dan luar negeri.

  2. Relokasi pabrik/perusahaan ke daerah dengan biaya tenaga kerja lebih murah.

  3. Perselisihan hubungan industrial, meski bersifat lokal dan tidak massal.

  4. Tindakan balasan pengusaha atas aksi mogok kerja buruh.

  5. Langkah efisiensi, perusahaan tetap beroperasi namun mengurangi tenaga kerja.

  6. Transformasi model bisnis yang mengakibatkan pengurangan SDM.

  7. Kebangkrutan (pailit) akibat beban utang terhadap kreditur.

“Setiap kasus PHK memiliki penyebab dan karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, langkah mitigasinya pun harus berbasis kasus (case-by-case),” tegas Menaker.

Jawa Tengah Penyumbang PHK Terbesar

Dari total 24.036 buruh yang di-PHK, Provinsi Jawa Tengah menjadi kontributor terbesar dengan 10.692 orang, diikuti oleh:

  • DKI Jakarta: 4.649 orang

  • Provinsi Riau: 3.547 orang

Sektor Industri Paling Terdampak

Tiga sektor penyumbang PHK terbanyak sepanjang awal 2025 adalah:

  1. Industri pengolahan: 16.801 orang

  2. Perdagangan besar dan eceran: 3.622 orang

  3. Aktivitas jasa lainnya: 2.012 orang

Data ini menunjukkan bahwa sektor manufaktur dan ritel masih menjadi yang paling rentan terhadap guncangan ekonomi.

PHK Awal 2025 Naik Dibanding Tahun Lalu

Kementerian Ketenagakerjaan mencatat bahwa angka PHK awal tahun 2025 telah mencapai sepertiga dari total PHK sepanjang tahun 2024, yang tercatat sebanyak 77.965 orang. Ini menandakan potensi peningkatan signifikan jika tren ini tidak tertangani.

“Saat ini sudah mencapai sekitar 24 ribu, jadi sudah sepertiga dari tahun lalu. Jadi, kalau dibandingkan year-to-year memang terjadi peningkatan,” kata Yassierli.

Sebagai pembanding, berikut tren PHK selama lima tahun terakhir:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • 2020: 386.877 orang

  • 2021: 127.085 orang

  • 2022: 25.114 orang

  • 2023: 64.855 orang

  • 2024: 77.965 orang

(nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT