News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Turun Karena Masalah Ekonomi RI?

Beberapa pihak dengan klaimnya, mengaitkan rendahnya jumlah pemudik tahun ini dengan kondisi dan masalah ekonomi Indonesia.
Rabu, 2 April 2025 - 19:30 WIB
Pemudik Motor Ramaikan Jalan Raya Kalimalang
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini tak sebanyak dari tahun sebelumhya. Bahkan selisihnya terbilang besar.

Beberapa pihak dengan klaimnya, mengaitkan rendahnya jumlah pemudik tahun ini dengan kondisi dan masalah ekonomi Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merujuk data yang dirilis Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah pemudik pada Lebaran 2025 hanya 146,48 juta. Jumlah itu tersebar dalam seluruh daerah tujuan.

Jika dibanding tahun sebelumnya, selisih angkanya sangat besar. Bahkan bedanya hampir menyentuh 50 juta orang.

Sebab, pada momen Lebaran 2024, sebanyak 193,6 juta orang melakukan perjalanan mudik.

Dalam perbedaan itu, terdapat penurunan sekitar 24 persen.

Penurunan itu sempat dikonfirmasi Kementerian Perhubungan.

"Benar, besaran poteni pergerakan masyarakat saat mudik lebaran tahun ini mengalami penurunan," ucap Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Budi Raharjo, dikutip dari antara pada Rabu (2/4/2025).

Lalu, benarkah hal itu karena kondisi ekonomi?

Tentu Kemenhub tidak memaparkan penyebab apa di balik penurunan jumlah pemudik lebaran 2025 kali ini.

Prihal pertanyaan di atas, berikut dirincikan beberapa poin yang bisa dikaitkan dengan penurunan jumlah pemudik.

Disklaimer: rincian data yang dituliskan pada artikel ini bukan sebab utama penurunan jumlah pemudik. Artikel ini hanya menuliskan kondisi yang memungkinkan untuk menjadi sebab.

Penurunan jumlah pemudik, tentu sedikit ada kaitannya dengan modal untuk mudik.

Modal mudik ini tentu besar pengeluarannya bersumber dari tunjangan hari raya (THR).

Terkait itu, rupanya Kementerian Ketenagakerjaan melaporkan telah menerima 2.216 pengaduan masalah tunjangan hari raya (THR) lebaran. Jumlah itu terhimpun mulai 24-29 Maret 2025.

Total pengaduan THR itu, terinci atas 1.322 pengaduan THR tidak sesuai ketentuan dan 438 THR terlambat dibayar.

Adapun, jumlah pengaduan itu terhimpun dari 1.409 perusahaan.

Selain THR, ada kemungkinan orang tidak mudik untuk melakukan penghematan uang. AKibatnya, perputaran uang selama libur lebaran juga ikut kurang maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari data Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) sempat menyebut perputaran uang selama libur Lebaran 2025 hanya mencapai Rp137,975 triliun.

Nilai perputaran uang itu turun jauh jika dibanding dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp157,3 triliun.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT