GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketersediaan Ikan Selama Ramadhan 2025 Dipastikan Aman, KKP Kendalikan Harga

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono pastikan bahwa stok ikan di berbagai wilayah Indonesia cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan-Lebaran 2025.
Kamis, 27 Februari 2025 - 20:41 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono saat rapat kerja bersama Komisi IV DPR, Kamis (23/1).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono memastikan bahwa stok ikan di berbagai wilayah Indonesia mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Lebaran 2025. 

Dengan demikian, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) optimistis pasokan ikan tetap stabil dan harga tidak mengalami lonjakan signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta pada Kamis (27/2), Trenggono menyampaikan bahwa berdasarkan analisis KKP, ketersediaan ikan di berbagai sentra konsumsi dapat dipenuhi tanpa ada gangguan yang berarti.

“Hasil analisis dengan mempertimbangkan ketersediaan ikan dan kebutuhannya di masing-masing lokasi sentra konsumsi menunjukkan bahwa stok ikan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah dalam kondisi aman. Kami akan terus memantau distribusi serta kestabilan harga agar tidak terjadi lonjakan yang merugikan masyarakat,” ujar Trenggono.

Untuk menjaga pasokan ikan selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), KKP telah memperhitungkan produksi ikan dari Januari hingga Maret 2025. Dalam periode tersebut, diprediksi total produksi ikan mencapai 3,06 juta ton.

Dari jumlah tersebut, 1,59 juta ton berasal dari sektor budidaya, sementara 1,47 juta ton berasal dari perikanan tangkap. Kedua sektor ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan ikan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

“Kami telah memastikan bahwa baik sektor perikanan budidaya maupun perikanan tangkap tetap berjalan optimal guna menjaga pasokan ikan nasional,” tambahnya.

Selain memastikan produksi tetap stabil, KKP juga telah mengidentifikasi sejumlah daerah yang berpotensi mengalami kekurangan pasokan ikan selama Ramadhan dan Idul Fitri. 

Identifikasi ini bertujuan untuk memastikan distribusi ikan tetap lancar dan pasokan tidak terganggu. Beberapa daerah yang menjadi perhatian utama meliputi:

  • Jakarta

  • Surabaya

  • Medan

  • Palembang

  • Bandar Lampung

  • Makassar

  • Ambon

  • Banjarmasin

Di wilayah-wilayah ini, KKP akan bekerja sama dengan distributor serta pihak terkait untuk memastikan pasokan ikan tetap mencukupi dan harga tidak mengalami lonjakan.

“Kami akan menjaga agar harga tetap stabil, terutama selama bulan puasa dan menjelang Lebaran, saat permintaan ikan biasanya meningkat tajam,” tegas Trenggono.

Sebagai upaya konkret dalam menjaga ketersediaan ikan dan menstabilkan harga, KKP akan melakukan berbagai strategi, antara lain:

  1. Monitoring dan Intervensi Pasar
    KKP akan terus memantau pergerakan harga ikan di pasar serta melakukan intervensi jika ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar.

  2. Optimalisasi Produksi Perikanan Budidaya
    Pemerintah akan mendorong peningkatan produksi ikan budidaya untuk mengurangi ketergantungan pada hasil perikanan tangkap, sehingga pasokan lebih stabil.

  3. Peningkatan Distribusi dan Cold Storage
    Dengan memperkuat sistem distribusi serta penyimpanan ikan di cold storage, KKP memastikan pasokan ikan tetap terjaga, terutama di daerah-daerah yang berpotensi mengalami defisit.

  4. Edukasi Konsumsi Ikan Alternatif
    Masyarakat akan didorong untuk mengonsumsi berbagai jenis ikan, tidak hanya yang paling populer di pasaran, guna menghindari lonjakan harga pada jenis tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui berbagai langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat menikmati ikan dengan harga yang wajar selama bulan Ramadhan dan Lebaran 2025.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan ketersediaan ikan tetap aman, distribusi berjalan lancar, dan harga tetap terkendali,” tutup Trenggono. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT