Menteri BUMN: Presiden RI Miliki Visi Besar untuk Perumahan Rakyat
- Kementerian PUPR
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memiliki visi besar dalam mewujudkan perumahan rakyat yang dapat diakses secara luas.
"Sebetulnya, hal serupa pernah kita lakukan saat pandemi COVID-19. Saya melihat ini sebagai momen yang tepat untuk mengulangi kerja sama tersebut. Seperti yang disebutkan sebelumnya, Presiden RI memiliki visi besar untuk memastikan perumahan rakyat dapat diwujudkan sesuai kebutuhan dan kemampuan kita dengan cermat," ujar Erick di Jakarta, Rabu (19/2).
Erick menambahkan bahwa visi ini juga memberikan solusi atas masalah backlog perumahan rakyat yang selama ini dihadapi. Pemerintah dan Bank Indonesia saat ini tengah berupaya keras mencari solusi terbaik bagi masyarakat, khususnya di sektor perumahan.
"Ada berbagai terobosan yang disiapkan, dan Insyaallah angkanya akan signifikan. Namun, kami belum bisa menjelaskan secara detail saat ini karena besok akan dibahas secara teknis. Selain perumahan rakyat, juga sedang dikembangkan rumah komersial yang dirancang oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Beberapa program komersial ini nantinya akan diumumkan secara bertahap, tetapi intinya adalah ini merupakan solusi yang luar biasa," jelasnya.
Sebagai informasi, pemerintah terus memperkuat kerja sama untuk mendukung program Pembangunan 3 Juta Rumah bagi Masyarakat melalui berbagai kebijakan strategis.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara), menyampaikan bahwa hasil pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendukung sektor perumahan.
Ara juga menyebutkan bahwa Kementerian PKP mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan BUMN.
Saat ini, tim teknis yang dipimpin oleh Wakil Menteri Keuangan tengah bekerja keras dan akan melanjutkan pembahasan besok untuk merumuskan langkah konkret dalam mengimplementasikan kebijakan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa Bank Indonesia mendukung penuh program Asta Cita yang dicanangkan pemerintah dengan memberikan insentif likuiditas bagi sektor perumahan. (ant/nsp)
Load more