Rata-rata Subsidi BBM Habiskan Rp119 Triliun per Tahun, Pemerintah Rencanakan BBM Rendah Sulfur untuk Golongan Tertentu
- Dok. Pertamina
Kondisi ini menyebabkan alokasi pajak masyarakat tidak tersalurkan dengan optimal. Oleh karena itu, pemerintah merasa perlu untuk membuat kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam penyaluran subsidi BBM, termasuk dengan penyediaan BBM rendah sulfur.
"Ini artinya pajak masyarakat tidak secara optimal tersalurkan karena tidak dinikmati golongan yang membutuhkan subsidi tersebut," ujar Deputi Rachmat.
Selain itu, masalah polusi udara yang semakin memburuk juga menjadi alasan utama pemerintah mendorong penggunaan BBM rendah sulfur.
Penyediaan BBM yang lebih bersih dinilai sebagai langkah penting untuk mengatasi tantangan lingkungan tersebut.
Kemenko Marves menegaskan bahwa kilang minyak di beberapa wilayah, khususnya di Jakarta, telah siap menyediakan solar rendah sulfur.
Oleh sebab itu, penyediaan BBM bersubsidi rendah sulfur akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Jakarta dan direncanakan untuk diterapkan secara nasional pada tahun 2028.
Dengan adanya rencana ini, pemerintah berharap subsidi BBM dapat lebih tepat sasaran dan tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga lingkungan. (ant/rpi)
Load more