ADVERTISEMENT

LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Presiden Jokowi dalam Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) 2020
Sumber :
  • Antara

BPK Identifikasi 6 Masalah Pelaksanaan Program Penanganan Covid-19

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengidentifikasi 6 persoalan dalam pelaksanaan program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) sepanjang 2020.
Jumat, 25 Juni 2021 - 11:53 WIB

Jakarta, 25/6 - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengidentifikasi 6 persoalan dalam pelaksanaan program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) sepanjang 2020.

"Terdapat hal-hal yang masih perlu mendapatkan perhatian yaitu sejumlah permasalahan yang diungkap di dalam LHP LKPP 2020 yang mencakup ketidakpatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan dan kelemahan sistem pengendalian intern antara lain permasalahan yang terkait dengan program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional atau PC-PEN," kata Ketua BPK Agung Firman Sampurna di Istana Negara Jakarta, Jumat.

Agung menyampaikan hal tersebut di hadapan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'rum Amin saat menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2020, Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2020 dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2020.

"Pertama, pemerintah belum menyusun mekanisme pelaporan kebijakan keuangan negara untuk menanggapi dampak pandemi Covid-19 pada LKPP," kata Agung Firman.

Kedua, realisasi insentif dan fasilitas perpajakan dalam rangka PC-PEN tahun 2020 minimal Rp1,69 triliun tidak sesuai ketentuan

"Ketiga, pengendalian dan pelaksanaan belanja program PC-PEN sebesar Rp9 triliun pada 10 kementerian/lembaga tidak memadai," tambah Agung.

Keempat, penyaluran belanja subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan non-KUR serta belanja lain-lain kartu prakerja dalam rangka PC-PEN belum memeperhatikan kesiapan pelaksanaan program sehingga terdapat sisa dana kegiatan/program yang masih belum disalurkan sebesar Rp6,77 triliun.

"Kelima, realisasi pengeluaran pembiayaan tahun 2020 sebesar Rp28,75 triliun dalam rangka PC-PEN tidak dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan dan jadwal kebutuhan penerima akhir investasi," ungkap Agung.

Keenam, pemerintah belum mengidentifikasi pengembalian belanja/pembiayaan PC-PEN tahun 2020 di tahun 2021 sebagai sisa dana SBN PC-PEN tahun 2020 dan kegiatan PC-PEN tahun 2020 yang dilanjutkan di tahun 2021.

Sehingga berdasarkan pemeriksaan, BPK menyimpulkan bahwa efektivitas, transparansi, akuntabilitas dan kepatuhan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dalam kondisi darurat pandemi Covid-19 tidak sepenuhnya tercapai.

Alasan yang disampaikan adalah sebagai berikut:

"Pertama, alokasi anggaran PC-PEN dalam APBN belum terindentifikasi dan terkodifikasi secara menyeluruh serta realisasi anggaran PC-PEN belum sepenuhnya disalurkan sesuai dengan yang direncanakan," kata Agung.

Kedua, pertanggungjawaban dan pelaporan PC-PEN termasuk pengadaan barang dan jasa belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketiga, pelaksanaan program dan kegiatan manajemen bencana penanganan pandemi COVID-19 tidak sepenuhnya efektif.

Hasil pemeriksaan atas PC-PEN mengungkapkan 2.170 temuan yang memuat 2.843 permasalahan sebesar Rp2,94 triliun.

Permasalahan tersebut meliputi 887 kelemahan Sistem Pengendalian Intern (SPI), 715 permasalahan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, dan 1.241 permasalahan.

Selama proses pemeriksaan oleh BPK, entitas yang diperiksa telah menindaklanjuti ketidakpatuhan tersebut dengan menyerahkan aset atau menyetor ke kas negara/daerah sebesar Rp18,54 miliar. (ade/arie/antara).

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Dia Rute Transjakarta yang Melalui Jalur Wisata Selama Libur Lebaran

Ini Dia Rute Transjakarta yang Melalui Jalur Wisata Selama Libur Lebaran

Transjakarta menyediakan layanan menuju ke tempat-tempat wisata selama libur Lebaran baik layanan reguler yang terdiri dari BRT dan Non BRT maupun layanan khusus wisata Transjakarta.
Ini Dia Serial Netflix Terbaru untuk ditonton Bersama Keluarga di Momen Lebaran

Ini Dia Serial Netflix Terbaru untuk ditonton Bersama Keluarga di Momen Lebaran

Menonton film atau serial dapat dilakukan untuk mempererat hubungan keluarga selain untuk mengisi waktu luang.
Ruben Onsu Akhirnya Mualaf, Selama Empat Tahun Bergulat dengan Pertanyaan Hati: Setiap Langkah Saya Bawa dalam Salat

Ruben Onsu Akhirnya Mualaf, Selama Empat Tahun Bergulat dengan Pertanyaan Hati: Setiap Langkah Saya Bawa dalam Salat

Artis Ruben Onsu akhirnya mengumumkan bahwa dirinya menjadi mualaf di momen Lebaran 2025. Ternyata perjalannya menjadi Islam sudah dimulai sejak empat tahun..
Waspadai Dua Jenis Penyakit yang Mengintai Selama Mudik Lebaran

Waspadai Dua Jenis Penyakit yang Mengintai Selama Mudik Lebaran

Selama mudik Lebaran, ternyata ada dua penyakit yang paling rawan diderita masyarakat. Kemenkes ingatkan agar masyarakat waspada.
Ternyata Kopi Bisa Bikin Umur Panjang, Tapi Harus Diminum dengan Cara Begini

Ternyata Kopi Bisa Bikin Umur Panjang, Tapi Harus Diminum dengan Cara Begini

Minum kopi ternyata juga memberikan efek lain selain menahan kantuk, namun juga menambah kesehatan tubuh sehingga memperpanjang usia. Tapi, ada syaratnya...
5 Tips Perawatan Mobil Pribadi Usai Dipakai Mudik Lebaran

5 Tips Perawatan Mobil Pribadi Usai Dipakai Mudik Lebaran

Saat ini, sudah memasuki arus balik lebaran. Bagi anda mudik dengan mobil pribadi penting untuk melakukan perawatan setelah mudik agar mobil tetap

Trending

Kenang Ray Sahetapy, Sahabat Sebut Almarhum Sosok yang....

Kenang Ray Sahetapy, Sahabat Sebut Almarhum Sosok yang....

Dunia perfilman tanah air kembali menelan kabar duka usai aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa (1/4/2025) di RSPAD Gatot Subroto.
Cerita Haru Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes soal Kakeknya Hidup di Panti Asuhan saat Dijajah Jepang: Betapa Sulitnya...

Cerita Haru Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes soal Kakeknya Hidup di Panti Asuhan saat Dijajah Jepang: Betapa Sulitnya...

Tidak hanya sekadar menjadi kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes bercerita kehidupan almarhum sang kakek pernah menetap di panti asuhan saat penjajahan Jepang.
Ingin Mudik Lebaran Sehat dan Aman, Ini 5 Tips yang Harus Anda Terapkan

Ingin Mudik Lebaran Sehat dan Aman, Ini 5 Tips yang Harus Anda Terapkan

Lebaran merupakan momentum yang dinantikan banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Alex Pastoor Bakal Mundur jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia? Pernah Bicara Jujur Kalau Sebenarnya Dia...

Alex Pastoor Bakal Mundur jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia? Pernah Bicara Jujur Kalau Sebenarnya Dia...

Alex Pastoor diprediksi bakal segera mundur jadi asisten pelatih Timnas Indonesia, ternyata dulu pernah bilang kalau sebenarnya...
Pelatih Asal Belanda Blak-blakan Soal Alasan Pemain Naturalisasi Memilih Timnas Indonesia: Jujur Saja, Para Pemain Ini Tidak Akan Pilih Indonesia Karena...

Pelatih Asal Belanda Blak-blakan Soal Alasan Pemain Naturalisasi Memilih Timnas Indonesia: Jujur Saja, Para Pemain Ini Tidak Akan Pilih Indonesia Karena...

Pelatih asal Belanda ungkap hal mengejutkan soal alasan pemain naturalisasi pilih Timnas Indonesia. Menurutnya para pemain tidak akan memilh jika mereka lolos
Jepang Ternyata Bisa Bantu Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Ini Syaratnya..

Jepang Ternyata Bisa Bantu Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Ini Syaratnya..

Skuad Samurai Biru sendiri sudah tak memiliki urgensi lagi untuk meraih kemenangan pada sisa pertandingan mereka di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 kali ini.
Shin Tae-yong Diangkat Jadi Dirtek PSSI? Tangan Kanan Erick Thohir Beri Penjelasan

Shin Tae-yong Diangkat Jadi Dirtek PSSI? Tangan Kanan Erick Thohir Beri Penjelasan

Anggota Executive Committee (Exco), PSSI, Arya Sinulingga buka suara dan beri penjelasan terkait rumor penunjukan Shin Tae-yong sebagai Dirtek PSSI.
Selengkapnya

Viral