News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerangkeng Manusia Terbit Rencana Perangin Angin, 8 Tersangka Hari Ini Diperiksa

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja beberkan hasil kinerja keras tim sesuai atensi Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dalam kasus kerangkeng manusia Terbit Rencana Perangin Angin.
Rabu, 23 Maret 2022 - 10:57 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja
Sumber :
  • Tim TvOne/Yoga

Medan-Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja beberkan hasil kinerja keras tim sesuai atensi Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dalam kasus kerangkeng manusia Terbit Rencana Perangin Angin. Dari penjelasan alumni Akpol 96 tersebut, diketahui tim penyidik yang dikomandoi tersebut memegang dua perkara yakni tindak pidana kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 
 
Sejauh ini Polda Sumut mengungkapkan ada tiga orang korban  tewas akibat dugaan penganiayaan yang terjadi di kerangkeng milik Cana atau bernama lengkap Terbit Rencana Perangin-angin.
 
Meski demikian Polda Sumut baru melakukan ekshumasi terhadap dua makam korban yakni Sarianto Ginting dan Abdul Sidik. 
 
Sementara satu orang lagi korban meninggal berinisial U masih menunggu persetujuan dari pihak keluarga korban untuk di ekshumasi. Dalam hal ini, korban meninggal pada tahun 2015 lalu.
 
"Korban tewas atas nama Abdul Sidik tewas setelah sepekan lebih setelah ditahan. Sementara jadwal  korban dikatakan masuk ke sel kerangkeng pada 14 Februari 2019 dan meninggal 22 Februari 2019. Sedangkan korban selanjutnya bernama Sarianto Ginting (35), tewas setelah empat hari dikerangkeng. Dimana korban masuk ke kerangkeng sejak 12 Juli tahun 2021 dan tewas pada tanggal 15 Juli 2021.
 
Tatan juga menambahkan, penyidik sudah memeriksa lebih dari 75 orang saksi, termasuk anak kandung laki laki Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranin Angin yaitu , Dewa Rencana Perangin-angin. 
 
Bahkan dia katakan, adik kandung perempuan Terbit Rencana Perangin Angin yaitu Sribana Br Perangin Angin yang merupakan ketua DPRD Langkat juga diperiksa
 
"Pemeriksaan Dewa Rencana Perangin-angin dilakukan pada 18 Februari lalu dan pemeriksaan Sribana Perangin Angin dilakukan pada Sabtu 19 Maret lalu," ucap Tatan.
 
Dewa disebut-sebut terlibat dalam penyiksaan tahanan hingga berujung maut. Namun Polda Sumut belum memperinci informasi ini menunggu hingga waktunya tiba.
 
Hari ini Polda Sumut Layangkan Surat Pemanggilan Pertama untuk 8 Tersangka
 
Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menjelaskan dari perjalanan waktu, penyidik sudah menetapkan 8 orang sebagai tersangka.
 
"Dalam penetapan tersangka, mereka dijadwalkan datang pada Jumat (25/3/2022) mendatang. Dan penyidik dalam hal ini meyakini bila para tersangka bakal tetap kooperatif meski telah ditetapkan sebagai tersangka dan belum ditangkap. Dan hari ini, Selasa (22 Maret 2022), kita sudah melayangkan surat pemanggilan pertama dengan status penetapan tersangka setelah pihaknya melakukan gelar perkara pada Senin 21 Maret kemarin,” papar Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (22/3/2022)
 
Tatan selanjutnya mengungkapkan an tersangka kasus tewas tahanan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kerangkeng manusia Terbit Rencana Perangin Angin adalah HS, IS, TS, RG, JS, DP, HG dan SP.
 
Tatan lalu mendetailkan tersangka untuk TPPO ada dua orang, dan kemudian terkait dengan perkara 351 ayat 3 korban inisial AS ada 4 tersangka, dan untuk korban 351 ayat 3 berinisial SG itu ada 2 tersangka.
 
"Tujuh tersangka berinisial HS, IS, TS, RG, JS, DP dan HG, dijerat pasal 7 undang-undang RI No 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman 15 tahun ditambah 1/3 ancaman pokok. Kemudian SP dan TS ditetapkan tersangka dikenakan pasal 2 Undang-undang no 21 tahun 2007 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," kata Tatan.(Yoga/Lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT