News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumut Gerebek Pangkalan Elpiji Bersubsidi Alysia Rivanola Amelia

Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumut mengklaim telah menindak dengan melakukan penggerebekan gudang pangkalan elpiji subsidi Alysia Rivanola Amelia, Jalan M
Jumat, 11 Agustus 2023 - 15:07 WIB
Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Teddy Marbun rilis kasus penggerebekan pangkalan gas subsidi Alysia Rivanola Amelia.
Sumber :
  • Tim tvOne/Yoga Syahputera

Medan, tvOnenews.com - Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumut mengklaim telah menindak dengan melakukan penggerebekan gudang pangkalan elpiji subsidi Alysia Rivanola Amelia, Jalan Masjid, Kelurahan Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Sumatera Utara. 

Pangkalan yang diduga milik seorang pria berinisial I-A, salah seorang mantan anggota DPRD Sumut itu, digerebek karena melakukan praktik pengoplosan gas elpiji 3 kilogram subsidi ke tabung gas 12 kilogram nonsubsidi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirkrimsus Polda Sumut Kombes Pol Teddy JS Marbun, mengatakan penggerebekan dilakukan pada tanggal 8 Agustus sore lalu. Saat ini penyidik Subdit Indagsi telah menaikkan perkaranya ke tahap penyidikan dengan menetapkan tiga orang pelaku yang merupakan pekerja pengoplosan sebagai tersangka dan ditahan. 

Ketiganya berinisial MN, RSB dan BM. "Ini akan kita tindak lanjuti, bahwa komitmen, jangan ada terjadi kelangkaan gas 3 kilogram yang subsidi yang menjadi perhatian kita semua," kata Teddy, Kamis (10/8/2023) sore. 

Teddy lalu menyampaikan dengan tegas dan tanpa ragu bahwa sampai saat ini pihaknya belum menangkap pemilik dari gudang elpiji subsidi tersebut dan masih melakukan pengejaran.

"Penanganan kita terus mengembangkan, pemiliknya walaupun melarikan diri, kita fokus mengembangkan supaya kegiatan ilegal ini bisa dihentikan," sebut Teddy.

"Karena terus terang ini sangat berdampak kepada pengguna yang menerima bantuan subsidi dari pemerintah," sebutnya kemudian.

Lalu, saat disinggung soal informasi yang beredar bahwa pemilik pangkalan elpiji subsidi merupakan mantan DPRD Sumut berinisial I-A, Teddy mengaku belum mengetahui hal tersebut.  "Untuk informasinya nanti akan kita dalami," pungkasnya.

Dikatakannya, adapun modus dari pelaku ini yaitu memasok elpiji 3 kilogram ke dalam tabung gas 12 kilogram nonsubsidi dan menjualnya kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Para pelaku ini sering berpindah-pindah melihat situasi, dan pengungkapan ini merupakan tempat yang kedua. Untuk prosesnya begitu cepat dalam waktu 10 jam bisa menghabiskan 100 tabung dan bisa mendapatkan keuntungan yang cukup besar," beber Teddy.

"Untuk operasional yang di lokasi pertama 6 bulan, ini tempat kedua sekitar 6 bulan juga. Kegiatan ini di tempat tertutup tanpa adanya informasi dari masyarakat kita tidak bisa masuk," sambungnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT