News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soroti Pudak Galeri Rp8 Miliar jadi Bangunan Mubazir, Masyarakat Minta DPRD Gresik Jangan 'Cuci Tangan'

Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah mengakui Galeri Pudak Gresik ditinggalkan banyak pelaku UMKM yang akhirnya mereka memilih stan di tempat lain.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 9 Juli 2022 - 07:35 WIB
Kondisi terkini Pudak Galeri yang sepi pengunjung
Sumber :
  • tvone - habib

Gresik, Jawa Timur - Gedung pusat produk unggulan dan aneka kuliner (Pudak Galeri) yang mulai dibangun di era pemerintahan dua periode (2010- 2020) silam oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Mohammad Qosim, kini hanya menjadi peninggalan bangunan yang dianggap mubazir.

Bangunan megah dengan anggaran fantastis dari APBD senilai Rp8 miliar itu, dulunya diresmikan tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) Pemkab Gresik ke- 46 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-533, Kamis (27/2/2020) silam, ternyata jauh panggang dari api alias tidak sesuai rencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembangunan gedung Pudak Galeri di jalan Pahlawan yang dimulai tahun 2017 dengan sistem multiyears itu, dulunya menurut pemerintahan era Bupati Sambari akan jadi tempat produk unggulan dan aneka kuliner warga Gresik. Tetapi gedung ini hanya ramai saat peresmian dan sekarang sepi tanpa pedagang apalagi pengunjung.

"DPRD Gresik jangan bisanya cuma 'Cuci Tangan'. Kan ini yang ngawasi mereka sendiri. Jangan hanya menyetujui tapi tidak ada fisibility studi-nya. Tidak terukur dan cenderung ngawur. Yang dirugikan siapa? Kan lagi lagi rakyat juga yang jadi korban, "ujar Choirul Anam, elemen masyarakat IDR Gresik. kepada tvonenews.com

Dikatakan Choirul, seharusnya pemerintah introspeksi diri. Jangan selalu beralasan untuk ekonomi masyarakat.

"Alasan demi rakyat kecil lah, tapi ketika kami mempersoalkan, malah kerap dikatai mewakili masyarakat yang mana? Padahal bangunan ini ada dan tidak bermanfaat karena mereka (DPR yang menyetujui), "tegas Choirul, Kamis (7/7).

Choirul juga sangat menyayangkan adanya anggaran hingga miliaran, namun faktanya gedung Pudak Galeri sekarang mangkrak. Dirinya meminta DPRD Gresik sebagai representatif rakyat harus mampu menyingkronkan sesuai kajian feasibility study sebelum pembangunan dilaksanakan. Jangan justru hanya mengkritik saja tetapi tidak menjadi problem solving masyarakat dan pemerintah. 

"Feasibility Study dikaji dari aspek umum, aspek tapak, aspek ekonomi, aspek pasar dan aspek keuangan. Kita lihat saja. Nanti akan kita tanyakan ada fisibility studinya nggak. Tolok ukur pembangunan sarana untuk pengembangan pembangunan ada di FS nggak. Kalau tidak ada, DPRD sangat andil dan ikut mensukseskan bangunan mubazir itu," urainya.

Choirul kembali menegaskan, mangraknya gedung Pudak Galeri bukan hanya karena eksekutif sebagai pelaksana yang salah. Tetapi selama bertahun-tahun pembangunan selesai dan mangkrak bertahun tahun pula fungsi kontrol DPRD juga tidak jalan.

"Yang mesti memiliki tanggungjawab lebih besar adalah wakil rakyat. Karena mereka dibayar dengan uang rakyat. Mangkraknya gedung ini harus ikut tanggugjawab. Karena mereka yang dulu mendukung pembangunan ini," pungkas Choirul.

Seperti dikabarkan sebelumnya, saat ini di Pudak Galeri hanya tersisa 1 pedagang saja yang masih bertahan dan mengaku tetap optimistis menjalankan usahanya di sana. Pedagang itu adalah Iyan. Iyan memiliki stan Mie Ayam Mie Land di Gedung Pudak Galeri meski pembelinya sangat jarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika ditemui saat itu ia mengaku tidak ingin berhenti mencoba peruntungan di Pudak Galeri. Meski banyak rekannya yang memilih tutup atau pindah ke tempat lain, pria berusia 36 tahun itu optimistis usahanya bisa berkembang di sana.
Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah mengakui Galeri Pudak Gresik ditinggalkan banyak pelaku UMKM yang memilih stan di tempat lain.

"Kami sudah sering komunikasi dengan pemilik stand UMKM, ternyata alasannya tidak ada yang jaga dan memiliki tempat lain," kata Fardah pada awak media. (mhb/rey)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT