News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penuhi Panggilan Mustasyar dan Kyai Sepuh, Gus Yahya Hadir di Tebuireng Membawa Satu Tas Dokumen

Gus Yahya berharap penjelasannya kepada para kyai dapat menyelesaikan konflik di internal PBNU.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 7 Desember 2025 - 08:30 WIB
Gus Yahya penuhi undangan para kyai sepuh di Tebuireng
Sumber :
  • tvone - umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mendatangi Tebuireng, Jombang, Jawa Timur untuk memenuhi undangan Forum Mustasyar PBNU dan kyai sepuh. Tujuannya, untuk mencari solusi konflik yang masih membelit Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Pertemuan pertama dengan pihak Rais Aam termasuk Rais Syuriyah PBNU dan para kyai sepuh. Sesi kedua, antara para kyai sepuh dengan pihak Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Para kyai sepuh memanggil saya, saya datang. Apapun yang nanti diminta, saya siap, apapun yang ditanyakan saya siap jawab. Saya datang bersama teman-teman PBNU dan semua penjelasan, semua dokumen satu tas penuh, yang apabila diminta untuk menunjukan," kata Gus Yahya, Sabtu (6/12) siang.

Gus Yahya berharap penjelasannya kepada para kyai dapat menyelesaikan konflik di internal PBNU.

Pertemuan para kyai sepuh di Ponpes Pesantren Tebuireng merupakan undangan dari Umar Wahid cucu dari Pendiri NU KH Hasyim Asy'ari serta pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz.

Para kyai sepuh yang hadir diantaranya, KH Anwar Manshur (Lirboyo), KH Nurul Huda Djazuli (Ploso) dan Nyai Hj Mahfudhoh Wahab dan KH Said Aqil Siroj, Selain itu, juga ada yang hadir via zoom, yaitu KH Ma'ruf Amin, Nyai Hj Shinta Nuriyah dan KH abdullah Ubab Maimoen.  

Sedangkan dari Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU yang hadir diantaranya Mohammad Nuh, Nur Hidayat, KH Ali Akbar Marbun, KH Said Asrori, Gus Salam Sohib dan Gus Kautsar. 

Setelah menyampaikan klarifikasi dan menjawab pertanyaan dari forum, Mohammad Nuh yang mewakili Rais Aam KH Miftachul Akhyar mengatakan pihaknya menyambut baik pertemuan ini. Namun tidak akan membatalkan keputusan rapat Syuriyah yang intinya tertuang dalam risalah rapat syuriyah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi sampai saat ini posisi syuriyah itu posisi supremasi, Rais Aam dan lembaga syuriyahnya pun juga sudah mengambil keputusan itu. Pada 9 Desember akan ditindaklanjuti melalui pleno dengan agenda mengangkat PJ (ketua umum PBNU) yang baru," paparnya.

Mengenai upaya islah dari berbagai pihak, Mohammad Nuh mengatakan tidak perlu islah karena tidak ada pertikaian. Maka, Syuriyah menjatuhkan sanksi. "Islah itu kalau saya dengan panjenengan eker-ekeran. Konteksnya bukan itu, ini adalah pemberian sanksi," tegasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT