GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahas Arah Kebijakan Strategis Mendiktisaintek, Komisi X DPR Tekankan Pemerataan dan Dampak Nyata Pendidikan di Daerah

Komisi X DPR RI menggelar Rapat Kerja bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI di Ruang Rapat Komisi X DPR RI
Selasa, 3 Februari 2026 - 22:06 WIB
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi NasDem, Nilam Sari Lawira
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi X DPR RI menggelar Rapat Kerja bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI di Ruang Rapat Komisi X DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026). 

Dalam raker tersebut Kemdiktisaintek membahas arah kebijakan strategis, anggaran pendidikan Tahun Anggaran 2026, serta capaian kinerja Kemdiktisaintek Tahun 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemdiktisaintek juga memaparkan komitmen pemerintah dalam mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) melalui penguatan sumber daya manusia unggul, transformasi peran kampus sebagai simpul pertumbuhan ekonomi, penguatan pusat riset dan akselerator kebijakan strategis, serta perluasan delegasi kewenangan kepada perguruan tinggi. 

Tak hanya itu, Mendiktisaintek juga menyampaikan alokasi Anggaran Pendidikan TA 2026 sebesar Rp769,1 triliun atau 20,01 persen dari APBN, serta capaian kinerja Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi sepanjang tahun 2025.

Menanggapi hal itu anggota Komisi X DPR RI Fraksi NasDem, Nilam Sari Lawira, menyampaikan apresiasi atas arah kebijakan Kemdiktisaintek yang dinilai semakin berorientasi pada dampak nyata dan pemerataan pembangunan pendidikan.

“Komisi X tentu mendukung komitmen pemerintah dalam memperkuat SDM unggul, riset, dan pendidikan tinggi. Namun yang tidak kalah penting adalah memastikan kebijakan ini benar-benar dirasakan hingga daerah, khususnya di luar Pulau Jawa seperti Sulawesi Tengah,” ujar Nilam Sari Lawira.

Nilam menilai, peningkatan anggaran pendidikan dan fokus pada penguatan perguruan tinggi serta riset harus diiringi dengan afirmasi wilayah, terutama bagi daerah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur pendidikan, kualitas SDM, dan dampak bencana alam seperti Sulawesi Tengah.

“Sulawesi Tengah memiliki tantangan sekaligus potensi besar. Kita membutuhkan penguatan perguruan tinggi daerah, peningkatan kualitas guru melalui revitalisasi LPTK dan PPG, serta riset terapan yang relevan dengan kebutuhan lokal, seperti pertanian, ketahanan pangan, kebencanaan, dan lingkungan,” tegasnya.

Nilam juga menyoroti pentingnya pemerataan program Sekolah Unggul, beasiswa KIP Kuliah, serta dukungan riset dan vokasi agar tidak terpusat di wilayah tertentu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kampus di daerah harus didorong menjadi pusat inovasi dan solusi pembangunan daerah, bukan sekadar institusi pendidikan.

“Kampus di Sulawesi Tengah harus diberi ruang dan dukungan agar mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi lokal, pendamping masyarakat, serta mitra strategis pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan riil,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak jadi polemik. 
Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen Liga 1 setelah membantai Madura United 5-0 pada pekan ke-23. 
Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

6 zodiak ini diprediksi sukses besar di dunia kerja pada 27 Februari 2026. Aries hingga Virgo panen keberuntungan!
Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Polisi kini memburu sosok bandar narkoba Koh Erwin yang terlibat dalam skandal setoran ke mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. 

Trending

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi incaran Juventus, yang baru saja tersingkir dari Liga Champions 2025-2026. Michele Di Gregorio berpotensi didepak di musim panas seiring dengan performanya yang buruk.
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT