News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Temui Gadis Korban Pemerkosaan Ayah, Paman dan Kakeknya, Bu Risma: Beri Hukuman Maksimal Bagi Para Pelaku

Kasus pemerkosaan AP gadis 17 tahun oleh ayah, paman dan kakeknya di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, menjadi perhatian khusus Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Sabtu, 28 Oktober 2023 - 12:20 WIB
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini
Sumber :
  • miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Kasus pemerkosaan AP gadis 17 tahun oleh ayah, paman dan kakeknya di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, menjadi perhatian khusus Menteri Sosial Tri Rismaharini. 

Bahkan Bu Risma, Mantan Wali Kota Surabaya itu datang langsung ke Madiun untuk bertemu korban dan ibu kandungnya. Pertemuan antara keduanya dilakukan di ruangan tertutup di salah satu hotel di Kota Madiun, Jumat (27/10) sekitar pukul 16.45 - 17.35 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil pertemuan Mensos dengan korban adalah, untuk sementara waktu urusan tempat tinggal AP akan ditangani Kementerian Sosial termasuk nantinya pendampingan selama proses hukum berlangsung, karena orang tua korban ternyata sudah pisah (cerai). 

“Pertama karena orang tua anak ini sudah pisah maka anak akan kami amankan di balai saya. Jangan tanya tempatnya dimana karena ini rahasia,” ucap Risma usai temui korban. 

Bu Risma juga telah berkordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Polres dan Kejaksaan Negeri Madiun untuk segera menuntaskan masalah ini, dengan memberikan hukuman maksimal ditambah sepertiganya sesuai UU Perlindungan Anak.

Karena pelaku adalah masih memiliki hubungan keluarga, hubungan darah, yaitu ayah, paman dan kakeknya. Seharusnya mereka adalah orang-orang yang bisa melindungi bukan menyakiti.

“Saya sudah berkordinasi dengan Polres dan Kejaksaan untuk hukuman maksimal,” tegas Risma.

Risma memastikan bahwa kondisi korban saat ini secara fisik sehat, namun demikian pihaknya akan memberikan pendampingan untuk memulihkan psikisnya, karena korban masih memiliki trauma yang dalam.

Selain trauma kekerasan fisik dan juga seksual yang dialami, korban tersebut masih memiliki rasa trauma atas ketidak adilan seperti yang dimiliki anak-anak lain seusianya. Dimana anak-anak lain mendapat perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tua. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, Risma masih belum bisa memberikan penjelasan terkait proses rehabilitasi korban pascakejadian. Proses pemulihan psikologinya dan siapa saja yang boleh mendampinginya, karena korban ini masih usia 17 tahun yang harus dilindungi masa depannya.

“Saya nggak mau cerita, karena harus dilindungi anak ini dan saya bicara seperti ini untuk melindungi dia (korban),” pungkasnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT