News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Antusias Tinggi, Ratusan Warga Pulau Pagerungan Kecil Serbu Penukaran Uang Baru di Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023

hari ke 2 Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2023 di Jawa Timur, tim pejuang rupiah dan pasukan TNI AL singgah di Pulau Pagerungan Kecil, Sapeken, Sumenep
Selasa, 10 Oktober 2023 - 14:03 WIB
ratusan warga Pulau Pagerungan Kecil serbu penukaran uang baru di Ekspedisi Rupiah Berdaulat
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Sumenep, tvOnenews.com - Memasuki hari ke 2 Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2023 di Provinsi Jawa Timur, tim pejuang rupiah dan personil TNI AL singgah di Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Senin (9/10). 

Pulau yang dihuni kurang lebih 6 ribu penduduk yang rata-rata bekerja sebagai nelayan ini, menjadi destinasi kedua Ekspedisi Rupiah Berdaulat dari Bank Indonesia yang berkolaborasi dengan TNI Angkatan Laut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disambut ratusan warga di dermaga pulau, tim pejuang rupiah dan sejumlah personil TNI AL diarak menuju Balai Desa Pagerungan Kecil, untuk memulai kegiatan ERB. 

Ekspedisi kali ini terasa istimewa, karna antusiasme warga Pulau Pagerungan Kecil sangat tinggi untuk ikut serta mengikuti berbagai kegiatan ERB.

Seperti di kas keliling tempat penukaran uang layak edar, warga berbondong-bondong menukarkan uang lusuh dan rusak mereka, untuk diganti uang baru/ layak edar yang dibawa tim perjuang rupiah dari Bank Indonesia.

Laili Amalia (26), warga Kampung Koma, Desa Pagerungan, Kecamatan Sapeken,rela mengantri untuk menukarkan sejumlah uang lusuh miliknya di kas keliling yang didirikan di balai desa setempat.

"Mau tuker uang baru, sekitar delapan jutaan. Senang sekali, kan uang saya sudah lama terus mau dituker ke uang baru. Saya bawa pecahan 100, 50, 20, 10, 5, sama 2 ribu," ujar Laili.

Ia pun berharap kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke pulau-pulau terpencil, seperti di Pagerungan Kecil rutin digelar, agar ia dan warga lainnya di pulau ini bisa mendapatkan uang emisi baru yang layak untuk digunakan.

"Senang sekali, pulau terpencil ini bisa didatangi sama Bank Indonesia. Harapannya setiap tahun bisa datang kesini lagi," pintanya.

Antusiasme warga Pulau Pagerungan Kecil dalam kegiatan ERB ini didukung penuh pemerintah desa setempat. Hal itu diungkap Waisul Karni, Sekdes Desa Pagerungan Kecil. 

Ia menerangkan, pihak pemdes dan panitia memberikan informasi kepada seluruh warga untuk hadir dalam kegiatan ERB ini, sehingga hingga sore hari, balai desa Pagerungan Kecil masih dipadati warga. 

"Kami dari pihak desa dan panitia memberikan woro-woro kepada warga, untuk datang menukarkan uang lusuh atau rusak mereka ke uang baru di kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat dari Bank Indonesia," ungkap Waisul. 

Dimas Noer, salah satu kasir kas keliling dari KPw BI Malang mengungkapkan, transaksi penukaran uang baru di Pulau Pagerungan Kecil sangat tinggi. Ratusan warga mulai pagi hingga sore hari silih berganti menukarkan uang lusuh mereka.

Data yang dihimpun tvOnenews.com dari tim pejuang rupiah, kurang lebih ada 200 warga yang melakukan penukaran uang baru, dengan uang pecahan mulai dari 10 ribu hingga 100 ribu. 

"Warga disini rata-rata nuker uang kertas, hampir di atas satu juta rata-rata. Bahkan ada yang nuker uang kertas lusuh mereka sampai 30 juta," ungkapnya.

"Didominasi uang lusuh, ada juga uang rusak dan sobek yang ditukar," tambahnya.

Nominal penukaran yang cukup tinggi terbilang wajar, mengingat di Desa Pengerungan Kecil ini tak ada perbankan yang didirikan, sehingga warga disini menyimpan uang mereka secara mandiri. Warga harus berlayar menunju Kecamatan Sapeken untuk bisa bertransaksi melalui bank. 

Lanjut Dimas, tak hanya uang kertas saja, warga disini juga banyak yang menukar uang koin ke uang kertas baru. 

"Melihat antusias warga, rasanya ERP ke Pulau Pagerungan Kecil ini perlu dilakukan rutin, sehingga penyerapan uang tak layak edar lebih optimal di pulau terpencil ini," harapnya.

Selain itu, ia mengaku senang dengan penerimaan dan penyambutan warga Pagerungan Kecil dengan datangnya tim pejuang rupiah yang singgah di pulau mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya terkesan, karena baru dateng sudah disambut marching band oleh anak SD disini. Dan sosialisasi CBP (cinta, bangga, paham) warga banyak yang aktif bertanya," tutup Dimas.

Tak hanya kegiatan penukaran uang, Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 ke 5 pulau 3 T (terdepan, terpencil, terluar) Provinsi Jawa Timur ini juga diadakan kegiatan sosialisasi cinta, paham, bangga (CBP) rupiah, layanan kesehatan gratis dan penyaluran Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) serta penyerahan infaq, zakat dan shodaqoh sejumlah 100 paket, bekerja dengan Baznas Jawa Timur. (gol/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT