News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Dibuka Melemah, Pasar Waspadai Dampak Konflik Timur Tengah dan Ancaman Penutupan Selat Hormuz

IHSG melemah ke level 7.001 dipicu ketegangan Timur Tengah dan potensi eskalasi konflik AS-Iran serta dampaknya pada harga minyak global.
Senin, 6 April 2026 - 09:53 WIB
Drama OJK dan Efek Domino ke IHSG, Analis Ungkap Akar Masalah Bukan Sekadar Teknis
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan awal pekan dengan tekanan. Pada Senin (6/4/2026) pagi, IHSG tercatat melemah seiring pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran.

IHSG dibuka turun 25,22 poin atau 0,36 persen ke posisi 7.001,56. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga ikut tertekan dengan penurunan 3,05 poin atau 0,43 persen ke level 711,53.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelemahan ini mencerminkan sikap hati-hati investor dalam merespons dinamika global yang dinilai berpotensi memicu gejolak pasar keuangan.

Tekanan Global Bayangi Pergerakan IHSG

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, memperkirakan IHSG masih berada dalam fase uji batas bawah. Ia menyebut indeks berpotensi kembali bergerak di kisaran 6.900 hingga 7.000 dalam waktu dekat.

Fokus utama pelaku pasar saat ini tertuju pada konflik di Timur Tengah. Investor terus memantau kemungkinan de-eskalasi atau justru peningkatan ketegangan yang dapat berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi global.

Salah satu isu krusial yang menjadi perhatian adalah rencana pembukaan kembali Selat Hormuz. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan ultimatum kepada Iran untuk membuka jalur vital tersebut paling lambat 6 April 2026.

Jika ultimatum tersebut tidak dipenuhi, risiko eskalasi militer besar-besaran dinilai semakin terbuka. Kondisi ini berpotensi mengganggu distribusi minyak global dan mendorong lonjakan harga energi.

Harga Minyak dan Risiko Ekonomi Domestik

Kenaikan tensi geopolitik di Timur Tengah berpotensi menjaga harga minyak mentah tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Situasi ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Indonesia.

Jika harga minyak terus meningkat, tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bisa semakin besar, terutama jika pemerintah harus menambah subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Tanpa penyesuaian anggaran yang memadai, kondisi tersebut berisiko memicu pelebaran defisit fiskal. Selain itu, potensi capital outflow juga meningkat seiring investor global mencari aset yang lebih aman.

“Hal tersebut berpotensi terjadi capital outflow dan berlanjutnya depresiasi rupiah,” ujar Ratna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data Ekonomi AS Jadi Sorotan Pasar

Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga mencermati sejumlah data ekonomi dari Amerika Serikat yang akan dirilis dalam pekan ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT