GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Boyolali Amankan Seorang Anak di Bawah Umur Diduga Pelaku Klitih

Polres Boyolali, Jawa Tengah berhasil menangkap seorang anak dibawah umur atas dugaan tindak pidana klitih yang terjadi di Andong, Boyolali, pada Selasa (29/3/2022).
Kamis, 7 April 2022 - 01:44 WIB
Seorang Pelaku Klitih di Boyolali
Sumber :
  • Agus Saptono

Boyolali, Jawa Tengah - Polres Boyolali, Jawa Tengah berhasil menangkap seorang anak dibawah umur atas dugaan tindak pidana klitih yang terjadi di Andong, Boyolali, pada Selasa (29/3/2022). Tersangka  berinisial AA (16)  warga Banyuanyar, Banjarsari, Kota Surakarta, polisi juga masih  memburu satu tersangka lainnya berinisial RA (17).

Kapolres Boyolali AKBP Asep Maulidin mengatakan, AA ditangkap pada Kamis (31/3/2022), penangkapan berdasarkan laporan dari warga Desa Mlangi Bali Rejo, Wonosegoro terkait adanya pembacokan di wilayah kecamatan Andong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“TKP nya didepan rumah makan Pitoelas Jalan Kacangan-Watugede Desa Kacangan, Andong,”katanya kepada wartawan saat gelar perkara di Mapolres Boyolali,Rabu (06/4/2022) sore.

Menurut kapolres, saat kejadian sekitar pukul 00.15 WIB korban bernama SM, 17, bersama teman-temannya sedang duduk di toko retail di daerah Andong. kemudian datanglah gerombolan AA berboncengan kendaraan bermotor menghampiri korban dan mengepung.

“Jadi Sekelompok pemuda dengan kendaraan bermotor tersebut lalu mengepung korban dan teman temannya. Namun, teman korban ini langsung kabur. Sedangkan korban SM dan rekannya MZ yang masih dikepung. SM dan MZ berusaha untuk izin pamit dari kepungan kepada gerombolan tersebut,”ucapnya.

Lebih Lanjut Kapolres mengemukakan, korban disuruh pulang dengan kendaraan sepeda motornya kemudian dibuntuti pelaku dari belakangan yang berboncengan.  Setibanya di depan rumah makan Pitoelas dukuh Pelemrenteng tiba tiba korban dipepet dan langsung dilakukan pembacokan dengan senjata tajam (sajam) jenis samurai sebanyak tiga kali di bagian punggung dan tangannya Korban juga sempat menangkis menggunakan tangan kanan, yang mengakibatkan lengan korban terluka,”ucapnya.

Kapolres mengatakan, setelah melakukan pembacokan terhadap korban. Lanjut Kapolres, para pelaku tersebut kemudian memberikan ancaman ingin membunuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Setelah merasa terancam dan berhasil melarikan diri, korban masuk disebuah perkampungan. Sementara tersangka AJP tersebut diamankan petugas dua hari setelah kejadian,”kata dia.

Atas kejadian tersebut, tersangka AJP dikenai pasal 170 ayat 2 ke 1 KUHP atau pasal 353 ayat 1 KUHP Jo pasal 55 Sub pasal 351 ayat 1 KUHP atau pasal 80 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak jo pasal 55 KUHP.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT