GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Citra Publik Indonesia dan LSI Denny JA Rilis Survei Jelang Pilkada Blora, Ini Posisi Petahana

Citra Publik Indonesia (CPI) dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei jelang pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah
Kamis, 8 Agustus 2024 - 11:40 WIB
Citra Publik Indonesia (CPI) dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA saat rilis survei Pilkada Blora, Kamis (8/8/2024)
Sumber :
  • Tim tvOne - Agung Wibowo

Blora, tvOnenews.com –  Citra Publik Indonesia (CPI) dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA (Januar Ali) merilis hasil survei jelang pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah

Dari Hasil Survei yang dilakukan, Bupati Blora Incumbent Arief Rohman unggul di semua segmen berdasarkan survei elektabilitas incumbent Teratas Publik Puas dengan Kinerja Bupati Blora.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil temuan dan analisis survei yang dilakukan oleh Citra Publik Indonesia (CPI) dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA (Januar Ali), menunjukkan mayoritas masyarakat Blora puas dengan kinerja bupati petahana. 

Survei ini dilakukan 4 bulan menjelang pilkada yaitu pada tanggal 15-20 Juli 2024 di 16 kecamatan yang tersebar di Blora. Menggunakan metode sampling dengan 440 responden, margin of eror 4,8 persen. 

"Ada gap yang sangat jauh antara incumbent dengan penantangnya, kalau tidak ada tsunami politik ya. Ada gap yang cukup jauh, bagi penantangnya untuk mendahului Arief Rohman. Arief Rohman cukup kokoh dengan kandidat yang lain," jelas Direktur CPI-LSI Network, Hanggoro Doso Pamungkas saat konferensi pers di Omah Mojopahit, Blora, Rabu (7/8/2024) sore kemarin. 

Terdapat beberapa nama yang diajukan kepada responden diantaranya Bupati Petahana Arief Rohman, Anggota DPRD Jateng Abu Nafi, Prayogo Nugroho Anggota DPRD Jateng (NasDem), Tri Yuli Setyowati Wakil Bupati Blora (Kader PDIP) dan beberapa tokoh Blora lainnya. Tingkat elektabilitas. 

Arief Rahman teratas diposisi pertama sebesar 61,4%, disusul posisi kedua Nafi sebesar 7,7%. Prayogo Nugroho dan Tri Yuli Setyowati memiliki angka yang sama sebesar, 2,5% di urutan ketiga, selanjutnya Aan Rochayanto dan Siswandi dengan angka yang sama diposisi keempat, sebesar 1,8%. Selebihnya kandidat yang memiliki elektabilitas dibawah 1,1%. Adapun swing voter tersisa sebesar 16,8%.

"Arief Rohman unggul di semua segmen. Seandainya pemilu Bupati dan Wakil Bupati Blora dilakukan hari ini yang lain belum cukup untuk menyalip Arief Rohman," jelas Hanggoro. 

Terdapat beberapa alasan tingginya elektabilitas Arief Rohman politisi PKB ini dibandingkan dengan kandidat calon bupati lain.

"Yaitu karena pengalamannya, Arief Rohman yang paling banyak disukai, masyarakat puas dengan kinerjanya, mayoritas masyarakat menginginkan Arief kembali memimpin Blora, Alasan berikutnya ialah Pemda Kabupaten Blora dianggap berhasil mengatasi persoalan masyarakat," jelasnya. 

Hasil survei menunjukkan, Arief paling populer ketimbang kandidat calon bupati lain. Dia memperoleh 85,2 persen, Abu Nafi dengan 58 persen dan Tri Yuli Setyawati dengan 51,1 persen. Kemudian Aroef juga banyak disukai masyarakat dengan prosentase 88,6 persen. Sebanyak 71,2 persen mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Arief. 

"Mayoritas publik menginginkan Arief Rohman kembali menjadi bupati. Yaitu 74,8 persen. Pemda Kabupaten Blora dianggap berhasil mengatasi persoalan masyarakat, yaitu 64,7 persen. Ini adalah persepsi ya, saat ini persepsi yang terbentuk di Blora, puas dengan kinerja pemda Kabupaten Blora," beber Hanggoro. 

Survei ini juga menguji simulasi tiga pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati. Arief Rohman-Sri Setyorini unggul 64,3% melawan Tri Yuli Setyowati-Abu Nafi sebesar 7%, Prayogo Nugroho-Siswanto sebesar 5,2%, dan menyisakan swing voter 23,5%.

"Simulasi tiga pasang yang lainnya, Arief Rohman-Sri Setyorini sebesar 63,9% jika melawan M. Dasum-Abu Nafi sebesar 8,2%, Tri Yuli Setyowati-Siswanto sebesar 4,3%, dan yang belum menentukan pilihan 23,6%," terang Anggoro. 

Dia menyampaikan tingkat elektabilitas Arief Rahman ini merata keunggulannya di berbagai segmen. Diantaranya yakni segmen gender, Arief Rohman unggul di pemilih laki-laki (63,2%) dan perempuan (59,5%).

Di segmen umur; Arief Rohman unggul di semua pemilih, yakni 19 tahun kebawah (33,3%), pemilih 20-29 tahun (71,9%), pemilih 30-39 (63,1%), pemilih 40-49 tahun (55,8%) dan pemilih 50 tahun ke atas (63%).

Selanjutnya, di segmen pendidikan, Arief Rohman mendominasi di semua level tingkat pendidikan; pemilih lulus SD/Dibawahnya (57,8%), pemilih SLTP/Sederajat (61,3%), pemilih SLTA/Sederajat (67%) dan pemilih Pernah Kuliah/Diatasnya (77,3%).

Demikian juga di segmen pendapatan, Arief Rohman mengungguli kandidat lain, yakni, pemilih dibawah 1 Juta (60,1%), pemilih 1 Juta-1,9 Juta (63%) dan pemilih 2 Juta atau lebih (61,5%).

Terakhir di segmen pemilih yang berafiliasi dengan organisasi Islam (ormas), temuannya Arief Rohman masih unggul di semua organisasi Islam. Diantaranya Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah serta organisasi islam lainnya. 

"Terbanyak unggul sebesar 64,4% di ormas NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah (25%), dan Persatuan Islam (66,7%), Organisasi Islam lainnya (33,3%). Adapun pemilih yang tidak merasa bukan bagian ormas Islam manapun memilih Arief Rahman sebesar 27,3%," ucap Hanggoro. (agw/buz) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT