Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat
- Tim tvOne - Mohammad Hamzah
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang perempuan asal Bandung Barat, Nunun Lusida mengungkapkan dirinya ditipu oleh Vicky Prasetyo hingga Rp700 juta. Uang ratusan juta itu disebut akan digunakan sebagai modal Pilkada 2024.
Tak hanya itu, Nunun mengatakan Vicky juga berjanji untuk mengajak suaminya, yang kini telah bercerai, menjadi calon wakil bupati Bandung Barat di Pilkada 2024.
"Waktu itu Vicky meminta uang sebesar Rp700 juta pada saya dengan janji akan menggandeng mantan suami saya dijadikan pendamping dirinya sebagai calon wakil bupati di Kabupaten Bandung Barat," kata Nunun, dalam konferensi pers, dikutip Selasa (17/2/2026).
Diketahui, keluarga Nunun pertama kali mengenal artis tersebut setelah dikenalkan oleh orang bernama Renaldi. Ia merupakan seorang PNS di Pemkab Bandung Barat.
Renaldi kemudian mengenalkan mantan suami Nunun kepada Vicky. Mereka pun mengenal dekat dan berujung berjanji dalam hal politik.
Ia mengungkapkan, saat itu Vicky sempat datang ke rumahnya sekitar tiga kali. Artis kontroversial tersebut juga mengatakan bahwa dirinya akan maju sebagai calon bupati.
Merasa bisa dipercaya, Nunun pun memberikan uang Rp700 juta meskipun dengan berat hati. Ia berharap suaminya juga bisa turut menjadi pedamping sang artis di panggung pilkada.
"Karena Vicky sangat meyakinkan saya dengan menggandeng mantan suami untuk diplot sebagai calon wakil bupati dan Vicky juga berjanji akan segera mengembalikan pinjaman itu dalam tempo tiga hari, maka dengan berat hati saya memberikan uang pinjaman itu," katanya lagi.
Perempuan berkerudung itu kemudian menjelaskan, uang ratusan juta tersebut tak kunjung dikembalikan setelah lewat batas waktu yang dijanjikan.
Terakhir, pada bulan Januari 2026 lalu, ia kembali menagih sang artis namun pesannya justru diabaikan. Hingga saat ini, janji membayar utang tersebut tak juga ditepati.
"Bulan kemarin janji mau bayar, mau transfer. 'Senin ingetin ke saya ya Bu', terus saya ingetin lagi. 'Mas Iki gimana?', 'Iya sebentar Bu', terus saya WA lagi, WA lagi sampai detik ini enggak ada lagi balasan. Tapi dibaca WA-nya," katanya lagi.
Load more