ADVERTISEMENT

LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Polisi lakukan pengaturan lalu lintas di Jembatan Kali Babon yang berada perbatasan Kota Semarang dan Kabupaten Demak, Senin (6/5/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Jembatan Kali Babon di Perbatasan Semarang-Demak Diperbaiki, Polisi Lakukan Pengalihan Arus Lalin

Jembatan Kali Babon yang berada perbatasan Kota Semarang dan Kabupaten Demak diperbaiki, Senin (6/5/2024). Polisi melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kepadatan.
Senin, 6 Mei 2024 - 21:21 WIB

Semarang, tvOnenews.com -  Jembatan Kali Babon yang berada perbatasan Kota Semarang dan Kabupaten Demak diperbaiki, Senin (6/5/2024). Pihak Satlantas Polrestabes Semarang melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kepadatan.

Kaur Bin Ops Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Suharno mengatakan, pihaknya akan membantu pihak Polsek Genuk selaku pemangku wilayah hukum lokasi pekerjaan pemeliharaan jembatan Kali Babon.

Selain itu juga akan berkoordinasi dengan Polres Demak, untuk melakukan antisipasi terjadinya kemacetan dampak dari pekerjaan tersebut.

"Nanti untuk personil dari Polrestabes Semarang akan mengirim personil sesuai kebutuhan yang dibutuhkan dari Polsek Genuk. Karena di Polsek Genuk ini apabila terjadi kepadatan, rekayasa lalin itu tidak pasti. Jadi setiap arus sudah mulai antrian panjang  kita laksanakan rekayasa lalin, jadi tidak harus jam berapa jam berapa. Tapi situasional," ujarnya,

Pekerjaan pemeliharaan jembatan akan diawali dari lajur Kali Babon A, yakni arah dari Semarang menuju Demak, atau barat ke timur. Menurutnya, hal yang diwaspadai adalah terjadinya kemacetan akibat dari dampak pekerjaan tersebut. Terlebih, dampak lainnya akibat adanya fenomena rob air laut di wilayah Jalan Pantura Sayung, Kabupaten Demak.

"Hal yang diwaspadai, di Sayung terjadi rob, tentunya kalau arah dari Semarang menuju Kudus, terkendala rob disana, jadi kita menyarankan untuk kendaraan kendaraan kecil yang menuju ke kudus mengambil jalur lain," jelasnya.

Senada, Kanit Lantas Polsek Genuk, AKP Bambang Triyono menjelaskan, rekayasa lalulintas akan dimulai di U-Turn apabila terjadi panjang, mencapai Jalan Arteri Yos Sudarso, bahkan Pelabuhan.

Kemudian langkah rekayasa lalin, akan dimulai dari Simpang Genuksari, sampai dengan Utern yang berada di gapura batas Kota Demak.

"Seperti tahun kemarin adanya pekerjaan pengecoran di jalan kaligawe, nanti akan kita laksanakan pada jam jam tertentu, yaitu jam jam rawan kemacetan. Mungkin pagi hari, siang hari, bahkan sore hari," paparnya.

"Namun tidak menutup kemungkinan apabila situasi di lapangan arus lalin sangat padat, kita tambah untuk melaksanakan rekayasa contraflow. Jadi tidak mesti harus tiga kali, mungkin bisa lebih dari itu," lanjutnya.

Bambang menambahkan, juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dengan cara memasang papan atau MMT terkait imbauan. Selain itu, juga menghimbau kepada pengguna jalan untuk mencari jalan alternatif dan menghindari akses jalur tersebut untuk mengurangi kemacetan.

"Bahwasanya kendaraan yang mau ke arah Demak, bisa mencari jalan alternatif. Yaitu yang dari arah Pedurungan  bisa langsung arah Mranggen langsung Onggorawe, kalau sudah terpaksa di Kaligawe nanti bisa lewat di jalan ratan cilik. Nanti akan ketemu di Onggorawe," pungkasnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tiga Titik Satu, dari Kementerian PUPR, Wishnu Herlambang mengatakan, pemeliharaan pekerjaan jembatan Kali Babon yang dimulai hari ini adalah bagian Oprit Jembatan. Pekerjaan berikutnya, pada bangunan sambutan jembatan.

"Perbaikan ini dilaksanakan pada Oprit jembatan, kemudian pada dinding jembatan, yaitu dekat Sambungan jembatan. Dengan catatan, ini dalam bentuk pemeliharaan saja. Kami juga perbaiki permukaanya aja. Jadi jembatan tetap digunakan, maksudnya tidak dilakukan pembongkaran, hanya perbaikan Oprit dan bagian bangunan bangunan bawah," katanya.

Pihaknya juga menyebut, pekerjaan tersebut akan diselesaikan dalam waktu dua bulan. Menurutnya, rekayasa lalin yang dilakukan untuk kelancaran adalah sistem tiga satu, artinya tiga on, satu off. Artinya secara bergantian, secara lajur selama pekerjaan perbaikan. Sedangkan perbaikan nantinya menggunakan rigid beton.

"Karena beberapa kali kami lakukan perbaikan dengan menggunakan aspal selalu mengalami kerusakan pada bagian oprit. Ada bekas tambalan dan berlubang. Dengan harapan digantinya rigid beton akan lebih kuat dan lebih awet," terangnya.

Sedangkan rangka jembatan tersebut juga sudah melakukan perbaikan pada sebelum puasa tahun ini. Terkait penyebab kerusakan tersebut, pihaknya mengatakan akibat dari beban lalu lintas kendaraan.

"(Penyebab Kerusakan) lalu lintas yang banyak dan beban terlalu besar, akhirnya terjadi retakan, kita sudah mengganti empat kali mengganti ekspansi joint  tapi masih terjadi kerusakan. Setelah kami teliti, akhirnya bagian bawah yang harus kami perbaiki," imbuhnya.(dcz/buz)

Temukan semua yang Anda butuhkan berkaitan ramadhan! Jadwal puasa, artikel, video, serta hadis & ayat harian

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Bertemu Presiden Prabowo, Joni Manurung Jalan Kaki Medan ke Jakarta

Demi Bertemu Presiden Prabowo, Joni Manurung Jalan Kaki Medan ke Jakarta

Joni Manurung, seorang laki-laki asal Medan, sengaja berjalan kaki dari Kota Medan menuju Jakarta selama 188 hari untuk bersalaman dengan Presiden Prabowo
Usai Lebaran, Puncak Bogor Diprediksi Diserbu Wisatawan, Ganjil Genap Diperpanjang

Usai Lebaran, Puncak Bogor Diprediksi Diserbu Wisatawan, Ganjil Genap Diperpanjang

Puncak Bogor diprediksi diserbu wisatawan usai Lebaran Idulfitri 1446 H. Bahkan, kawasan Puncak lonjakan wisatawan diperkirakan terjadi pada 3-6 April,
Perjalanan Ruben Onsu Jadi Mualaf, Temukan Ketengan Baru hingga Banjir Dukungan Sahabat

Perjalanan Ruben Onsu Jadi Mualaf, Temukan Ketengan Baru hingga Banjir Dukungan Sahabat

Ruben Onsu, kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, ia resmi menjadi mualaf dan viral di media sosial. Bahkan perjalanan Ruben Onsu menjadi mualaf juga tuai
Merespons Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Turun,  Cak Imin Singgung Kebijakan Amerika Serikat

Merespons Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Turun, Cak Imin Singgung Kebijakan Amerika Serikat

Ada yang berbeda pada lebaran Idul Fitri 2025 dibandingkan pada lebaran 2024. Pasalnya, lebaran kali ini jumlah pemudik menurun. 
Kalau Belum Tidur Memang Boleh Melakukan Shalat Tahajud? Ternyata Ustaz Adi Hidayat Jawab Tegas Hukumnya…

Kalau Belum Tidur Memang Boleh Melakukan Shalat Tahajud? Ternyata Ustaz Adi Hidayat Jawab Tegas Hukumnya…

Amalan shalat Tahajud memiliki keutamaan yang sangat dahsyat, salah satunya segala keinginan dapat cepat terkabul bagi yang sering mengamalkannya.
Wasit Kontroversial Ahmed Al Kaf Kirim Pesan Mendalam di Hari Raya Idul Fitri, Doa Buat Timnas Indonesia?

Wasit Kontroversial Ahmed Al Kaf Kirim Pesan Mendalam di Hari Raya Idul Fitri, Doa Buat Timnas Indonesia?

Wasit Ahmed Al Kaf yang sempat jadi perhatian para suporter Timnas Indonesia, kembali muncul dan berikan kalimat menyentuh di hari Raya Idul Fitri 2025.

Trending

Merespons Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Turun,  Cak Imin Singgung Kebijakan Amerika Serikat

Merespons Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Turun, Cak Imin Singgung Kebijakan Amerika Serikat

Ada yang berbeda pada lebaran Idul Fitri 2025 dibandingkan pada lebaran 2024. Pasalnya, lebaran kali ini jumlah pemudik menurun. 
Jepang Tak Suka Lihat Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia? Tim Samurai Biru Pilih Mati-matian Bantu China untuk...

Jepang Tak Suka Lihat Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia? Tim Samurai Biru Pilih Mati-matian Bantu China untuk...

Jepang memilih untuk menghambat langkah Timnas Indonesia ke Piala Dunia yakni tampil dengan kekuatan penuh sekaligus membantu China mengkudeta skuad Garuda.
Reaksi Tak Terduga Fans Garuda Lihat Mees Hilgers Tampil Starter saat FC Twente Hadapi Heracles

Reaksi Tak Terduga Fans Garuda Lihat Mees Hilgers Tampil Starter saat FC Twente Hadapi Heracles

Sayangnya, kehadiran Mees Hilgers tak banyak memberikan dampak untuk FC Twente di laga tersebut. Pasukan Joseph Oosting justru kalah tipis 1-2 pada laga tandang mereka kali ini.
China dan Jepang Wajib Nyalakan Alarm Siaga, Timnas Indonesia Disebut dapat Bala Bantuan Lagi dari Eropa, Siapa?

China dan Jepang Wajib Nyalakan Alarm Siaga, Timnas Indonesia Disebut dapat Bala Bantuan Lagi dari Eropa, Siapa?

Media Vietnam suruh China dan Jepang pasang alarm waspada. Pasalnya, Timnas Indonesia disebut bakal menerima bala bantuan dari Eropa lagi bulan Juni mendatang.
Ruben Onsu Tak Tutupi Lagi, Akhirnya Ungkap Alasan Sebenarnya Jadi Mualaf: Saya...

Ruben Onsu Tak Tutupi Lagi, Akhirnya Ungkap Alasan Sebenarnya Jadi Mualaf: Saya...

Ruben Onsu akhirnya buka suara soal keputusannya memeluk agama Islam alias mualaf. Seperti apa? Simak selengkapnya!
Ramalan Shio Minggu Ini untuk Shio Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi, Persiapkan Dirimu untuk Hadapi...

Ramalan Shio Minggu Ini untuk Shio Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi, Persiapkan Dirimu untuk Hadapi...

Minggu ini menawarkan tantangan dan kesempatan bagi berbagai shio. Berikut adalah ramalan untuk Shio Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi. Simak selengkapnya berikut!
Tak Tahan Lagi Calvin Verdonk Bicara ke Media Belanda, Ungkap Sisi Perbedaan Gaya Pelatih Toleran STY dan Patrick Kluivert

Tak Tahan Lagi Calvin Verdonk Bicara ke Media Belanda, Ungkap Sisi Perbedaan Gaya Pelatih Toleran STY dan Patrick Kluivert

Dalam keterangannya, ia mengungkapkan yang sebenarnya terjadi melihat dari sisi perbedaan gaya Pelatih toleran STY lama dengan baru Pelatih Patrick Kluivert
Selengkapnya

Viral