Dalam kondisi emosi, M menusuk I dengan pisau, menyebabkan luka fatal. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Alih-alih melaporkan kejadian sebenarnya, M bersama dua rekannya mencoba menutup-nutupi kejahatan dengan membawa jenazah korban ke kampung halamannya di Cihaurbeuti, dua hari setelah kejadian.
"Mereka mengarang cerita bahwa I tewas akibat pembegalan. I disebutkannya sebagai korban begal."katanya.
(cep/ fis)
Load more