Jakarta, tvOnenews.com – Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan ruas Jalan DI Panjaitan terendam banjir pada Kamis pagi. Ketinggian air di lokasi dilaporkan mencapai sekitar 40 sentimeter dan berdampak pada kepadatan arus lalu lintas.
Banjir menggenangi sebagian besar badan jalan, khususnya di lajur kiri, sehingga pengendara terpaksa bergantian melintas melalui lajur paling kanan. Sejumlah pengendara roda dua dan roda empat tampak melaju perlahan untuk menghindari risiko kendaraan mogok akibat genangan air.
Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas dari arah Keramat Jati menuju Pulau Gadung mengalami kepadatan. Antrean kendaraan terlihat mengular, terlebih karena jalur TransJakarta juga digunakan bersama oleh kendaraan umum dan pribadi akibat genangan di jalur lainnya.
Selain tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah ibu kota sejak pagi, banjir di kawasan tersebut juga diduga dipicu oleh buruknya sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air hujan. Kemacetan pun tak terhindarkan karena terjadi bertepatan dengan jam berangkat kerja warga.
Sementara itu, Bmkg mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di bagian selatan ekuator, termasuk Pulau Jawa.
BMKG menyebutkan, wilayah Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara masih berada dalam periode puncak musim hujan pada Januari hingga Februari. Kondisi dinamika atmosfer yang masih aktif berpotensi memicu hujan lebat disertai angin kencang yang dapat menyebabkan banjir dan gangguan aktivitas masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, menghindari wilayah rawan banjir, serta terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG.