GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siswi SMP Dirundung Berujung Maut, Pesan untuk Neneknya Bikin Sedih

Sabtu, 12 November 2022 - 15:58 WIB
  • Reporter :

Lombok timur, NTB - Seorang siswi SMP di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat meninggal dunia diduga akibat tekanan psikis karena kerap dirundung oleh teman-temannya.
 
Sebelum meninggal dunia, pelajar perempuan ini sempat mencurahkan perasaannya ingin mengakhiri hidup karena tak tahan dengan perlakuan buruk teman-temannya.
 
Viral video Perundungan terhadap JI pelajar perempuan di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
 
Siswi kelas IX ini diduga meninggal dunia setelah kerap mengalami tekanan psikis akibat perundungan yang dilakukan oleh teman-temannya. 
 
Perlakuan tak terpuji teman-teman korban ini diduga secara terus menerus dilakukan mulai dari lingkungan sekolah hingga luar sekolah.
 
Kerap mendapatkan perundungan, korban sempat mengungkapkan curahan hatinya ingin mengakhiri hidup, menyusul neneknya yang telah terlebih dahulu meninggal dunia. 
 
Surat tersebut berbunyi:
NENEKKK IRMA CAPEE EHEHE, CAPE DI BULI, CAPE JADI JELEK DAN CAPE SEMUANYA, NENEKK IRMA DI MARAHIN MULUU, IRMA CAPEE NEKKK
IRMA MAU NYERAH NEKK, KAPAN IRMA BISA HIUP TENANG, ATAU HIDUPNYA BAKAL GINI2 TRUS?,AKU MAU NYUSUL NENEK BOLEH GA SII NEKK, BIAR KITA BISA SAMA2 AKU CAPE HIDUP DI DUNIAAA, DUNIA GA ADIL NEK


Korban sendiri tinggal bersama ayahnya, sementara ibunya pergi ke Kalimantan untuk bekerja. 
 
Ayah korban awalnya tidak mengetahui pasti penyebab kematian anak semata wayangnya ini.
 
Namun setelah video perlakuan perundungan terhadap anaknya beredar luas, dirinya mengaku memendam rasa sakit hati.
 
Nasi sudah menjadi bubur, hanya rasa ikhlas dirinya diyakini membuat anaknya tenang di alam sana.
 
“Ada sih rasa sakit hati ya, tapi kita akan coba melupakan segalanya lah,” tutur M Munir, ayah korban.
 
Sementara pihak sekolah mengaku telah menyerahkan kasus ini ke pihak berwenang. 
 
Sekolah tidak meyakini jika penyebab kematian korban akibat perundungan yang dilakukan oleh teman-temannya.
 
Pihak sekolah juga menyebut perlindungan terjadi di luar sekolah dan sudah bukan menjadi tanggung jawab sekolah. Meski begitu, kasus ini sedang dalam penyidikan pihak kepolisian Lombok Timur.
 
Pihak keluarga berharap kasus perundungan tidak kembali terjadi karena dapat mencoreng dunia pendidikan khususnya di wilayah Lombok Timur.(awy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
[Berita Foto] Perayaan Imlek Partai Demokrat, AHY: Perjuangkan Seluruh Rakyat Tanpa Memandang Latar Belakang

[Berita Foto] Perayaan Imlek Partai Demokrat, AHY: Perjuangkan Seluruh Rakyat Tanpa Memandang Latar Belakang

Partai Demokrat menggelar perayaan Tahun Baru Imlek 2557 Kongzili Tahun 2026 secara meriah di Djakarta Theater, Jakarta, pada Rabu (18/2/2026). 
Setyo Budiyanto Soal Isu Pengembalian UU KPK ke Versi Lama: Kami Tak Mau Terjebak dengan Urusan Perubahan

Setyo Budiyanto Soal Isu Pengembalian UU KPK ke Versi Lama: Kami Tak Mau Terjebak dengan Urusan Perubahan

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa tidak ingin terjebak terkait dengan urusan perubahan Undang-Undang.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Pusat Jual Takjil hingga Jelang Buka Puasa Jadi Jam Rawan Macet Selama Ramadhan, Polisi Lakukan Ini

Pusat Jual Takjil hingga Jelang Buka Puasa Jadi Jam Rawan Macet Selama Ramadhan, Polisi Lakukan Ini

Tim Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memetakan jam rawan kepadatan lalu lintas saat bulan Ramadhan 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Pengakuan Dosa Shayne Pattynama, Aksi Emosionalnya di Laga Timnas Indonesia vs Irak

Pengakuan Dosa Shayne Pattynama, Aksi Emosionalnya di Laga Timnas Indonesia vs Irak

Bek Timnas Indonesia Shayne Pattynama akhirnya mengungkap kalimat serta gestur yang membuat wasit asal China Ma Ning, mengganjarnya kartu merah dalam laga vs -
Dua Pria Diringkus Saat Hendak Edarkan Narkoba di ATM Center Jakpus, Ratusan Pil Ekstasi Disita

Dua Pria Diringkus Saat Hendak Edarkan Narkoba di ATM Center Jakpus, Ratusan Pil Ekstasi Disita

Dua orang pria ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melalui Teamsus Subdit 3 dalam kasus peredaran narkotika jenis ekstasi, Senin (16/2/2026).
Berita Foto : Ribuan Jemaah Ikuti Shalat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal

Berita Foto : Ribuan Jemaah Ikuti Shalat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal

Umat Muslim laksanakan shalat tarawih perdana di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (18/2/2026), menyusul penetapan 1 Ramadhan 1447 H yang jatuh pada Kamis (19/2/2026).
Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Inter Milan bakal menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama play-off Liga Champions, yang digelar dalam kondisi cuaca dingin ekstrem di Norwegia, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, membantah tuduhan melakukan penghinaan rasial terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, pada laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/2026 di Stadion Da Luz.
ADVERTISEMENT