Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House
- X @ufc
tvOnenews.com - Mantan juara kelas menengah UFC, Israel Adesanya memberikan pandangannya terkait mantan rivalnya, Alex Pereira, yang akan bertarung di UFC Freedom 250 pada 14 Juni mendatang di White House.
Israel Adesanya memiliki sejarah panjang rivalitas dengan Alex Pereira. “The Last Stylebender” sempat kalah dari Pereira di Kickoxing, yang kemudian menjadi “mimpi buruk” bagi Adesanya selama masa kejayaannya sebagai juara UFC kelas menengah.
Pereira perlahan menanjak di kelas menengah UFC hingga akhirnya menghadapi Adesanya. Pada UFC 281, 12 November 2021, Pereira berhasil mengalahkan Adesanya, menciptakan kisah rivalitas yang sangat menarik bagi penggemar.
Namun, Adesanya akhirnya membalas kekalahannya di UFC 287 dengan menghentikan Pereira melalui KO, menutup babak balas dendamnya.
Sejak saat itu, Alex Pereira menjadi salah satu petarung favorit penggemar dan terus menanjak kariernya. Pereira kini resmi naik ke divisi kelas berat dengan ambisi menjadi petarung UFC pertama yang meraih gelar di tiga kelas berbeda.
Kariernya di UFC dimulai dari divisi menengah, kemudian merebut gelar juara, naik ke kelas berat ringan dan dua kali meraih sabuk juara.
Dengan catatan 13-3 di MMA dan 10-2 di UFC, Pereira kini menantang Ciryl Gane (13-2 MMA, 10-2 UFC) untuk memperebutkan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom Fights 250.
Alex Pereira melepaskan gelar kelas berat ringan untuk naik ke kelas berat, dan Adesanya optimis bahwa mantan rivalnya mampu mencetak sejarah baru.
"Susunan pertandingan yang bagus, keren banget," ujar Adesanya di kanal YouTube-nya.
"Penuh bintang, seperti seharusnya. Mereka harus memanfaatkan apa yang mereka punya. Mereka pasti senang jika Jones ada di sana (mengangkat bahu). Saya harap Alex menang. Itu gila, juara tiga kali. Gane bukan main-main, dan Gane bisa mengalahkannya. Gane lincah. Gane juga bisa menjatuhkannya. Tapi saya pikir Alex juga bisa menjatuhkannya."
Acara UFC Freedom 250 yang diumumkan pada Sabtu lalu selama UFC 326 akan menampilkan enam pertarungan menarik, termasuk dua laga perebutan gelar.
Duel utama mempertemukan Ilia Topuria melawan Justin Gaethje, sementara perebutan sabuk interim kelas berat akan menampilkan Alex Pereira versus Ciryl Gane. Pertandingan lainnya meliputi Sean O'Malley vs Aiemann Zahabi, Michael Chandler vs Mauricio Ruffy, Bo Nickal vs Kyle Daukaus, dan Steve Garcia vs Diego Lopes. (ind)
Load more