News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Kamis, 12 Maret 2026 - 02:39 WIB
Aksi spike keras Megawati Hangestri dalam pertandingan babak final Liga Voli Korea Red Sparks vs Pink Spiders.
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com -  Kegemilangan Megawati Hangestri saat memperkuat Red Sparks mendapat sorotan dari legenda voli Korea, Han Yoo-mi, yang pernah berlaga di Olimpiade bersama Kim Yeon-koung, Ratu Voli Korea.

Megawati Hangestri memperkuat Red Sparks selama dua musim sejak debutnya di 2023/2024, dengan tandem berbeda di setiap musim, yakni Giovanna Milana dan Vanja Bukilic pada musim kedua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Julukan “Megatron” langsung mencuri perhatian bagi volimania Korea, termasuk bagi Kim Yeon-koung, saat menghadapi serangan keras dan teknik tipuannya. Beberapa middle blocker Pink Spiders pun kesulitan menghadang spike “petir” Megawati.

Duel sengit Kim Yeon-koung vs Megawati Hangestri dalam pertandingan final Liga Voli Korea Pink Spiders vs Red Sparks.
Duel sengit Kim Yeon-koung vs Megawati Hangestri dalam pertandingan final Liga Voli Korea Pink Spiders vs Red Sparks.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / KOVO / Instagram/redsparks

Meski kini Megawati bermain di Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Enduro, warisannya bagi Red Sparks tetap dikenang.

Di bawah pengaruhnya, tim berjuluk Red Force berhasil lolos playoff secara beruntun dan menjadi tim yang diperhitungkan, bahkan hampir menaklukkan Pink Spiders di final Liga Voli Korea 2024/2025 yang digelar hingga lima game.

Sementara itu, Han Yoo-mi, mantan pevoli timnas Korea Selatan dan Red Sparks (2011-2012), kini menjabat sebagai asisten pelatih timnas voli putri Korea Selatan. Ia mengomentari performa Megawati sebagai Opposite Hitter:

"Hari ini Yasmin keluar bermain sebagai Outside Hitter, lalu walau sempat mengalami kesulitan lantaran serangan balik dari Yasmin, tapi Gia dan Mega bertahan dengan baik dari awal sampai akhir permainan. Selain itu, Lee So-young juga memainkan perannya dengan baik," ujar Han Yoo-mi, dilansir dari Am Station.

Menurutnya, kedua tim saat itu hanya mengandalkan kekuatan serangan tanpa banyak variasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari Peppers hanya menaruh ekspektasi tinggi pada Yasmin. Jung Kwan Jang Red Sparks memiliki dua pemain yang dapat dipercaya, Mega dan Gia mampu menunjukkan kekuatan mereka. Lalu Lee So-young di akhir bisa bermain bagus,” tambahnya.

Han Yoo-mi juga menyoroti catatan Megawati di pertandingan, termasuk 22 poin dengan hanya lima kesalahan dan tingkat keberhasilan serangan 54 persen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT