Sampai Berlinang Air Mata, Reaksi Megawati Hangestri Usai Bawa JPE Juara Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama
- instagram JPEVolley
tvOnenews.com - Momen emosional mewarnai keberhasilan Megawati Hangestri di final four Proliga 2026. Usai memastikan Jakarta Pertamina Enduro keluar sebagai juara putaran pertama, air mata tak terbendung dari pemain yang akrab disapa Megatron tersebut.Â
Tangisan itu bukan sekadar luapan emosi, melainkan simbol perjuangan panjang yang akhirnya terbayar lunas.
Di balik keberhasilan tersebut, tersimpan cerita penuh tekanan. Sebelum laga penentuan, Jakarta Pertamina Enduro selalu kalah dalam dua pertemuan melawan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia di fase reguler.Â
Namun di momen paling krusial final four Proliga 2026, mereka justru bangkit dan membalikkan keadaan. Di sinilah peran Megawati menjadi penting, bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai simbol ketangguhan tim.
Tangisan Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026
Pertandingan di GOR Sritex Arena, Surakarta, Kamis (9/4/2026), menjadi saksi kemenangan dramatis Jakarta Pertamina Enduro.Â
Mereka sukses menaklukkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dengan skor 3-1 (25-19, 25-19, 21-25, 25-23).
Begitu laga berakhir, Megawati langsung menitikkan air mata haru. Momen ini menjadi salah satu adegan paling menyentuh di final four Proliga 2026.Â
Kemenangan tersebut terasa spesial karena akhirnya memutus tren negatif atas lawan yang sama.
Jika dibandingkan dengan dua pertemuan sebelumnya yang berujung kekalahan, kemenangan kali ini menjadi bukti nyata perkembangan mental dan permainan tim. Tak heran jika emosi Megawati begitu memuncak setelah laga.
- instagram JPEVolley
Kontribusi Megawati dan Dominasi Rekan Setim
Dalam pertandingan tersebut, Megawati tampil sebagai opposite hitter dan menyumbang 8 poin. Meski bukan pencetak angka terbanyak, perannya tetap penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim.
Posisi top skor dipegang oleh Irina Voronkova yang mencetak 34 poin, disusul Wilma Salas dengan 22 poin.Â
Perbandingan ini menunjukkan bahwa kekuatan Jakarta Pertamina Enduro tidak bertumpu pada satu pemain saja.
Justru, kombinasi antara Megawati, Voronkova, dan Salas menjadi kunci keberhasilan tim. Jika Voronkova tampil sebagai mesin poin, maka Megawati berperan menjaga ritme dan stabilitas serangan.
Hal ini membuktikan bahwa dalam final four Proliga 2026, kekuatan kolektif menjadi faktor penentu, bukan hanya individu semata.
Load more