Selisih Mencolok Gaji Pelatih Timnas Indonesia: John Herdman Cuma Sepertiga STY, Patrick Kluivert yang Dapat Bayaran Selangit
- Kolase tvOnenews
tvOnenews.com - Kabar pergantian pelatih Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan internasional.
Media Korea Selatan, Spot TV, secara khusus menyoroti polemik gaji pelatih yang memicu perdebatan panas di Indonesia, bahkan melibatkan emosi para penggemar lintas negara.
Dalam laporan terbarunya, Spot TV menyebut bahwa gaji tahunan Shin Tae-yong hanya sekitar sepertiga dari gaji pelatih lain.
- tvOnenews-Bagas
Spot TV mengawali laporannya dengan menyoroti keputusan PSSI menunjuk John Herdman, mantan pelatih Timnas Kanada, sebagai pelatih kepala baru Timnas Indonesia setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
Penunjukan Herdman diumumkan resmi pada 3 Januari. Pelatih asal Inggris itu menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan gaji bulanan sekitar Rp670 juta, yang disebut-sebut sebagai salah satu gaji tertinggi di Asia Tenggara.
Namun, media Korea menegaskan bahwa nominal tersebut masih jauh di bawah gaji Shin Tae-yong saat menangani Timnas Indonesia.
Perbandingan Gaji yang Picu Kontroversi
Menurut Spot TV, Shin Tae-yong menerima gaji sekitar Rp1,1 miliar per bulan pada periode 2019–2024, lalu meningkat menjadi Rp1,9 miliar per bulan setelah memperpanjang kontrak hingga 2027 sebelum akhirnya dipecat.
Sementara itu, Patrick Kluivert, yang sempat ditunjuk sebagai pelatih berikutnya, disebut menerima gaji sekitar Rp1,3 miliar per bulan, hampir dua kali lipat gaji Herdman.
- AFC/Reuters Gareth Bumstead
Perbedaan inilah yang memantik kritik keras dari publik Indonesia.
"Selisih gaji antara Pelatih Herdman dan pelatih baru sangat besar sehingga menjadi topik hangat di kalangan masyarakat kedua negara (tidak hanya di Indonesia). Mantan pelatih Kluivert juga menerima 1,3 miliar rupiah (sekitar 112 juta won) per bulan, yang hampir dua kali lipat dari gaji pelatih baru," tulis Spot TV.
Menariknya, laporan tersebut menegaskan bahwa sudut pandang fans Indonesia berbeda dengan media.
Banyak suporter justru membela Shin Tae-yong, yang dianggap telah memberikan transformasi signifikan bagi Timnas Indonesia sejak 2020.
- AFC
Di era kepemimpinan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia perlahan menjelma dari tim yang kerap dipandang sebelah mata di Asia Tenggara menjadi kekuatan kuda hitam yang disegani.
Transformasi itu tercermin dari capaian prestisius Garuda, mulai dari menembus partai final Piala AFF 2020 sebagai runner-up, melaju hingga babak 16 besar Piala Asia 2023, hingga finis di peringkat keempat pada Kualifikasi Olimpiade Paris 2024.
Namun, kegagalan di fase grup Piala AFF 2024 menjadi pemicu utama pergantian pelatih, meski Timnas Indonesia masih bertahan di fase kualifikasi lanjutan Piala Dunia.
Lebih lanjut, Spot TV menutup laporannya dengan menyoroti target PSSI untuk Herdman.
Kontrak sang pelatih akan otomatis diperpanjang dua tahun jika berhasil mencapai target, salah satunya lolos ke 16 besar Piala Asia 2027, pencapaian terbaik yang sebelumnya diraih di era Shin Tae-yong.
Menariknya, Indonesia berpotensi satu grup dengan Korea Selatan di Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi.
Jika itu terjadi, duel emosional antara eks tim Shin Tae-yong dan negaranya sendiri bisa menjadi sorotan besar Asia. (asl)
Load more