Wow! Belum Genap 24 Jam Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Instagram John Herdman Meledak: 76 Ribu Followers dan Centang Biru
- PSSI
tvOnenews.com - Pengumuman resmi John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia langsung memicu euforia besar, tak hanya di lapangan, tetapi juga di media sosial.
Belum genap 24 jam setelah diumumkan resmi oleh PSSI, akun Instagram miliknya, @officialjohnherdman, langsung menyandang tanda centang biru. Lonjakan popularitas itu menjadi sinyal kuat betapa besarnya atensi publik Indonesia terhadap sosok yang dipercaya menggantikan Patrick Kluivert.
Hingga berita ini dipublikasikan, John Herdman telah mengoleksi sekitar 76 ribu pengikut di Instagram. Pada bagian profil, ia menuliskan identitas barunya secara tegas: Head Coach @TimnasIndonesia.
Antusiasme serupa juga terlihat di akun resmi PSSI dan Timnas Indonesia. Netizen Indonesia berbondong-bondong membanjiri kolom komentar dan tombol suka.
Salah satu unggahan terkait penunjukan Herdman bahkan telah mencatat 581,2 ribu likes dan 26,8 ribu komentar, mencerminkan harapan besar publik terhadap perubahan arah timnas.
Euforia digital tersebut tak bisa dilepaskan dari situasi Timnas Indonesia sebelumnya. Kegagalan melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi titik balik yang memaksa PSSI melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk di kursi pelatih.
Patrick Kluivert harus rela tersingkir, dan publik kini menaruh ekspektasi baru pada sosok Herdman, yang dikenal punya rekam jejak kuat membangun tim dari nol.
PSSI Resmi Tunjuk John Herdman Gantikan Kluivert
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Pelatih berusia 50 tahun itu dipercaya mengisi posisi yang sebelumnya dipegang Patrick Kluivert.
“PSSI menyambut antusias kehadiran pelatih berusia 50 tahun tersebut. Ragam rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini,” tulis PSSI dalam laman resminya, dikutip Sabtu (3/1/2026).
Nama Herdman dipilih bukan tanpa alasan. Ia dikenal sebagai pelatih yang sukses menorehkan sejarah bersama Kanada, baik di sektor putri maupun putra.
Bersama timnas putri Kanada, Herdman tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011, serta mencatat prestasi prestisius berupa dua medali perunggu Olimpiade pada 2012 dan 2016.
“Sementara itu, di sektor putra, Herdman sukses mengantar Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022, momen sejarah setelah 36 tahun,” jelas PSSI. Pada periode yang sama, peringkat FIFA Kanada juga melonjak signifikan dari posisi 77 ke 33 dunia.
Tugas Berat Pasca Gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2026
John Herdman datang ke Indonesia dengan tantangan besar. Kegagalan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 meninggalkan pekerjaan rumah yang tidak ringan. Publik menuntut pembenahan dari sisi taktik, mental bertanding, hingga konsistensi performa.
Pengalaman Herdman yang pernah membawa Kanada mencatat 17 pertandingan beruntun tanpa kekalahan menjadi salah satu alasan PSSI yakin dengan pilihannya.
Ia dinilai terbiasa bekerja di bawah tekanan ekspektasi publik dan mampu membangun fondasi tim dalam jangka menengah hingga panjang.
Pada tahun 2026, Herdman akan menjalani agenda yang padat bersama Timnas Indonesia. Salah satunya adalah FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026.
Selain itu, timnas juga akan tampil pada FIFA Match Day bulan Juni, September, Oktober, dan November, serta mengikuti Piala AFF 2026 yang dimulai 25 Juli.
- PSSI
Herdman Ingin Menyatu dengan Kultur Indonesia
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkapkan bahwa John Herdman dijadwalkan tiba di Indonesia pada 12 Januari 2026.
Sementara menurut laporan The Canadian Press, Herdman tengah berada di Meksiko sebelum memulai petualangan barunya.
Herdman sendiri menegaskan pentingnya memahami kultur lokal sebagai kunci membangun tim nasional yang kuat.
“Sebab saya merasa menghabiskan waktu di sana itu jelas sebuah bagian penting dari mempelajari budayanya, dengan sepenuhnya terlibat di dalamnya,” ujar Herdman kepada The Canadian Press, dikutip Toronto Star.
“Anda benar-benar harus memahami orang-orangnya dan kebiasaan-kebiasaannya untuk menciptakan koneksi.”
Popularitas yang langsung meledak di media sosial menjadi gambaran besarnya ekspektasi publik. Kini, tantangan John Herdman adalah mengubah euforia digital tersebut menjadi prestasi nyata di lapangan, sekaligus membawa Timnas Indonesia bangkit setelah kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (udn)
Load more