News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Punya Uang Rekrut Pelatih Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia? Kompensasi Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert Tembus Ratusan Miliaran Rupiah

PSSI harus memutar otak jika ingin mendatangkan pelatih baru Timnas Indonesia dengan label kelas dunia yang memiliki gaji tinggi.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 19:56 WIB
Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - PSSI harus memutar otak jika ingin mendatangkan pelatih baru Timnas Indonesia dengan label kelas dunia yang memiliki gaji tinggi. Pasalnya, tahun ini saja sudah harus membayar ratusan miliar rupiah usai memecat Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

Keputusan berani PSSI memecat dua pelatih top dalam waktu singkat rupanya berbuntut panjang. Federasi sepak bola Indonesia itu kini harus menanggung konsekuensi finansial besar usai memutus kontrak Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert hanya dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah kompensasi yang wajib dibayarkan bahkan dikabarkan mencapai lebih dari Rp100 miliar. Berdasarkan informasi yang beredar, total dana kompensasi yang harus disiapkan PSSI berasal dari sisa kontrak, gaji bulanan, hingga berbagai hak tambahan yang melekat pada kedua pelatih tersebut. 

Shin Tae-yong, kontrak panjang berujung mahal

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • AFC

 

Pelatih asal Korea Selatan itu sejatinya masih memiliki kontrak jangka panjang bersama PSSI hingga tahun 2027. Namun, hubungan kerja harus berakhir lebih cepat lantaran munculnya perbedaan visi terkait arah pengembangan Timnas Indonesia, ditambah hasil evaluasi performa yang dinilai belum memenuhi target federasi.

Sisa masa kontrak yang masih panjang inilah yang membuat nilai kompensasi untuk Shin Tae-yong membengkak. Berdasarkan perhitungan kasar dari gaji dan durasi kontrak tersisa, PSSI dikabarkan harus menyiapkan sekitar Rp60 miliar untuk menuntaskan kewajiban terhadap pelatih berusia 54 tahun itu.

Jumlah tersebut mencakup berbagai komponen seperti gaji bulanan, tunjangan staf kepelatihan, serta hak-hak kontraktual lainnya yang tercantum dalam perjanjian kerja sama. Angka sebesar itu jelas menjadi tekanan besar bagi keuangan PSSI, apalagi federasi sedang fokus mencari pelatih baru, menata kompetisi nasional dan membangun infrastruktur yang lebih modern.

Patrick Kluivert, 10 bulan yang mahal bagi PSSI

Eks pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert
Eks pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert
Sumber :
  • X @timnasindonesia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Belum selesai dengan urusan kompensasi Shin Tae-yong, PSSI kembali membuat keputusan besar dengan memecat Patrick Kluivert, pelatih asal Belanda yang baru sekitar 10 bulan menangani skuad Garuda. Langkah ini diambil setelah performa tim dinilai tak memenuhi ekspektasi, terutama di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di mana Indonesia gagal melangkah lebih jauh.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT