News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Erick Thohir Bicara Jujur soal Pemain Diaspora Tambahan untuk Timnas Indonesia U-17 usai Kalah dari Mali di Piala Kemerdekaan 2025

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berbicara tentang potensi Timnas Indonesia U-17 diperkuat oleh para pemain diaspora tambahan setelah kalah dari Mali di Piala Kemerdekaan 2025.
Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:09 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berbicara tentang potensi Timnas Indonesia U-17 diperkuat oleh para pemain diaspora tambahan setelah kalah dari Mali di Piala Kemerdekaan 2025.

Skuad Garuda Asia mengakhiri kiprah mereka di turnamen uji coba yang terselenggara di Sumatera Utara dengan kekalahan 1-2 pada Senin (18/8/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol Fadly Alberto Hengga tidak cukup untuk menyelamatkan tim asuhan Nova Arianto yang sudah lebih dulu tertinggal melalui dua gol Mali oleh Zoumana Ballo dan Seydou Dembele.

Timnas Indonesia U-17 ketika hadapi Mali
Timnas Indonesia U-17 ketika hadapi Mali
Sumber :
  • Timnas Indonesia

 

Secara keseluruhan, Timnas Indonesia U-17 tampil cukup baik dengan menang 2-0 atas Uzbekistan dan imbang 2-2 kontra Tajikistan di turnamen ini.

Namun, persiapan menuju Piala Dunia U-17 2025 masih terus berlanjut, dengan Nova Arianto membuka peluang untuk memanggil sejumlah pemain diaspora tambahan untuk TC berikutnya di Bulgaria pada tanggal 1 hingga 14 September 2025..

“Yang pastinya promosi dan degradasi akan terus berjalan ya, setelah ini kami akan melakukan training camp di Bulgaria tanggal 1 sampai 14, dan rencananya kita ada tiga kali uji coba di sana,” katanya.

“Termasuk sekali lagi saya harapkan pemain-pemain diaspora yang mungkin tidak bisa hadir di Piala Kemerdekaan dia bisa datang,” tambah Nova.

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Sumber :
  • Kitagaruda.id

 

Setidaknya, ada tiga nama yang berpotensi hadir, yaitu Lucas Lee, Nicholas Indra Mjosund, dan Mike Rajasa. Namun, daftar pemain diaspora memang  panjang.

“Ada Lucas, ada Nicholas, Mike, semoga mereka semua bisa datang sehingga saya sekali lagi bisa melihat komposisi tim ini sudah kuat atau tidak,” tukasnya.

“Tapi memang ada banyak opsi untuk diaspora, saya harap mereka bisa [hadir] nanti di Bulgaria,” sambungnya.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berbicara seusai laga dan membuka kemungkinan tentang hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengaku menyerahkan keputusan seperti itu kepada Nova Arianto selaku pelatih, dan juga ada saran dari Simon Tahamata yang menjabat sebagai Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia U-17 vs Mali di Piala Kemerdekaan 2025
Timnas Indonesia U-17 vs Mali di Piala Kemerdekaan 2025
Sumber :
  • PSSI
Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT