Joey Pelupessy Beberkan soal Proses Naturalisasinya, Akui Ada 'Deal-dealan' dengan Patrick Kluivert untuk ...
tvOnenews.com - Joey Pelupessy akhirnya buka suara soal perjalanan proses naturalisasinya menjadi WNI.
Joey Pelupessy mengungkapkan bahwa awal mula semuanya bermula dari komunikasi langsung dengan Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia.
Dalam keterangannya, Joey Pelupessy bahkan mengakui ada semacam 'deal-dealan' khusus antara dirinya dan sang pelatih legendaris Belanda tersebut.
![]()
Kebersamaan Joey Pelupessy dan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. (Sumber: Tangkapan layar video PSSI)
Gelandang keturunan Maluku ini menjadi bagian penting dari Timnas Indonesia setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 10 Maret 2025.
Debutnya pun langsung membuahkan hasil manis kala Timnas Indonesia menang 1-0 dalam laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 25 Maret 2025.
Proses naturalisasi Joey Pelupessy ternyata tidaklah panjang dan rumit. Ia mengaku semua bermula saat Patrick Kluivert menghubunginya secara langsung pada akhir Januari 2025.
“Saya mendapat telepon dari pelatih Patrick Kluivert. Itu adalah akhir bulan Januari di suatu tempat,” ujar Joey Pelupessy sebagaimana dikutip dari YouTube The Haye Way.
Saat itu, Joey baru saja pindah ke Lommel SK. Tanpa banyak basa-basi, Kluivert langsung mengajukan tawaran untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Joey pun tak menampik bahwa proses ini terasa sangat cepat. “Pertengahan akhir bulan Januari. Saya baru saja pergi ke Lommel SK. Jadi semuanya berjalan cepat bagi saya,” sambungnya.
![]()
Joey Pelupessy main apik di laga debutnya bersama Timnas Indonesia. (Sumber: tvonenews.com - Taufik Hidayat)
Joey Pelupessy ternyata sudah mengenal Patrick Kluivert sejak belia, tepatnya saat dirinya masih bermain di tim junior FC Twente.
Keduanya bahkan pernah mengukir prestasi juara bersama. “Karena pelatih yang saya kenal saat itu sudah dari FC Twente. Di FC Jong Twente, kami menjadi juara bersama,” ujar Joey mengenang.
Kedekatan tersebut membuat hubungan keduanya tetap terjaga meski tidak sering berkomunikasi intens.
Joey mengungkapkan bahwa Kluivert kadang hanya mengirimkan ucapan selamat saat dirinya mencetak prestasi bersama klub.
“Dan bukan karena saya banyak berbicara dengannya. Namun terkadang, misalnya saat promosi Groningen, dia mengirim saya pesan seperti, ‘hei, selamat’. Itu selalu seperti kontak kecil,” jelas Joey.
Load more