Gelar TC di UEA hingga Laga Uji Coba, Ketum PSSI Erick Thohir Ungkap Persiapan Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi Piala Asia U-17 2025
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir berbicara soal persiapan Timnas Indonesia U-17 untuk menghadapi gelaran Piala Asia U-17 2025.
Erick Thohir mengatakan saat ini para penggawa Garuda Asia terus mematangkan persiapan salah satunya dengan uji coba melawan negara lain.
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
"Kita akan terus berusaha mematangkan persiapan sebelum berjuang di Piala Asia U-17 2025 pada April mendatang," tulis Erick Thohir melalui akun media sosialnya yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Timnas Indonesia U-17 sendiri saat ini tengah menjalani pemusatan latihan di Uni Emirat Arab.
Di sana, pasukan Nova Arianto telah melakoni du alaga uji coba untuk persiapan tampil di Piala Asia U-17 2025.
Setelah berhasil menang atas China dengan skor 1-0 pada pertandingan pertama, kata dia, Timnas U-17 bermain imbang saat melawan Uni Emirat Arab dengan skor akhir 2-2.
Tim asuhan pelatih Nova Arianto itu direncanakan melakoni laga uji coba melawan Australia pada 29 Maret.
Sebelumnya, menjelang keberangkatan Timnas U-17 untuk pemusatan latihan, Erick mengatakan target Timnas U-17 pada Piala Asia kali ini yaitu mendapatkan peringkat terbaik untuk bisa menembus Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Delapan tim dengan ranking terbaik akan lolos ke pertandingan Piala Dunia U-17.
"Maka target lolos dari grup harus jadi realitas. Jika dua tahun lalu kita bertanding di Piala Dunia U-17 dengan status tuan rumah, maka kali ini harus lebih bergengsi dengan lolos dari penyisihan," katanya.
Timnas Indonesia U-17 mengawali perjuangan di Piala Asia dengan melawan Korea Selatan pada 4 April, kemudian Yaman pada 7 April, dan Afghanistan pada 10 April.
Partisipasi Garuda Muda pada Piala Asia kali ini merupakan yang ketujuh sejak turnamen tersebut digelar pada 1985.
Prestasi terbaik Indonesia dalam turnamen tersebut adalah berada di peringkat keempat pada 1990. Saat itu, dalam perebutan tepat ketiga, Indonesia kalah 0-5 dari China. (ant/aes)
Load more